Dari WSBK, Laverty Pede Jalani Debut di MotoGP
Editor Bolanet | 8 Desember 2014 10:00
- Pebalap baru Drive M7 Aspar, Eugene Laverty mengaku percaya diri menjalani debutnya di MotoGP 2015, meski beberapa pebalap yang berasal dari World Superbike seperti dirinya belum mampu meraih hasil signifikan.
Runner up WSBK 2013 ini, mengikuti jejak Ben Spies dan Cal Crutchlow yang sebelumnya sukses di ajang yang sama. Spies sempat membela Yamaha Factory Racing dan memenangi MotoGP Belanda 2011, sementara Crutchlow kerap sukses naik podium.
Ben dan Cal merupakan pebalap hebat. Mereka mampu melaju cepat di MotoGP walau Ben mengalami cedera. Meski begitu, ini bukan soal motor apa yang kami kendarai. Ini soal baik atau tidaknya potensi seorang pebalap, ujar Laverty kepada MotoGP.com.
Pebalap Irlandia Utara inipun yakin gaya balapnya di WSBK tak akan menjadi masalah, terlebih dirinya dikenal cepat dalam menjalani proses adaptasi. Ia pun terinspirasi oleh Marc Marquez dan Pol Espargaro yang langsung berhasil tampil baik setelah turun di Moto2.
Semua orang bilang GP250 menghasilkan gaya balap yang tepat untuk MotoGP. Tapi nyatanya malah tak berbeda dengan Moto2 sekarang. Marc dan Pol membuktikannya. Mereka punya gaya balap berbeda. Jadi tak ada gaya balap yang salah, tutupnya. (mgp/kny)
Runner up WSBK 2013 ini, mengikuti jejak Ben Spies dan Cal Crutchlow yang sebelumnya sukses di ajang yang sama. Spies sempat membela Yamaha Factory Racing dan memenangi MotoGP Belanda 2011, sementara Crutchlow kerap sukses naik podium.
Ben dan Cal merupakan pebalap hebat. Mereka mampu melaju cepat di MotoGP walau Ben mengalami cedera. Meski begitu, ini bukan soal motor apa yang kami kendarai. Ini soal baik atau tidaknya potensi seorang pebalap, ujar Laverty kepada MotoGP.com.
Pebalap Irlandia Utara inipun yakin gaya balapnya di WSBK tak akan menjadi masalah, terlebih dirinya dikenal cepat dalam menjalani proses adaptasi. Ia pun terinspirasi oleh Marc Marquez dan Pol Espargaro yang langsung berhasil tampil baik setelah turun di Moto2.
Semua orang bilang GP250 menghasilkan gaya balap yang tepat untuk MotoGP. Tapi nyatanya malah tak berbeda dengan Moto2 sekarang. Marc dan Pol membuktikannya. Mereka punya gaya balap berbeda. Jadi tak ada gaya balap yang salah, tutupnya. (mgp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














