David Alonso, Rider Muda yang Kedatangannya di MotoGP Sudah Dinanti-nanti Para Senior

David Alonso, Rider Muda yang Kedatangannya di MotoGP Sudah Dinanti-nanti Para Senior
Pembalap CFMoto Aspar Team, David Alonso (c) Aspar Team

Bola.net - David Alonso makin dekat dengan angan-angannya balapan di MotoGP. Sebab, ia dikabarkan memutuskan menerima tawaran dari Honda HRC Castrol untuk musim 2027 dan 2028, bertandem dengan Fabio Quartararo.

Sejak berlaga di ajang-ajang junior Road to MotoGP, Alonso sudah mencuri banyak perhatian di MotoGP. Ia pun menjalani debut di Moto3 pada 2023 dan langsung jadi juara dunia dengan gaya dominan pada 2024.

Rider asal Kolombia berusia 19 tahun ini juga kerap menunjukkan performa gemilang sejak balapan di Moto2 2025. Atas alasan inilah ia dilirik oleh Ducati, KTM, dan Yamaha, sebelum dirumorkan memilih membela Honda.

Ternyata, kedatangan Alonso sudah dinanti banyak rider MotoGP, yang uniknya sudah ia jadikan teman sejak belia karena ia tak pernah segan menghampiri mereka untuk meminta nasihat, serta tips dan trik berkendara.

Nah, siapa saja sih para pembalap MotoGP yang sudah mengantisipasi kedatangan David Alonso ke kelas para raja? Berikut komentar mereka, yang mereka lontarkan setelah Alonso sukses menjuarai Moto3 2024 lalu.

Jorge Martin

Jorge Martin

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

"Dalam waktu dekat ia akan naik ke MotoGP dan bertarung dengan kami. Dia tak berhenti bertanya-tanya kepada kami. Ia anak yang sangat baik, Anda jadi ingin membantunya. Namun, jelas semua nasihat kami suatu hari nanti bisa ia pakai untuk melawan kami," ujar Martin kepada Marca kala itu.

"David sangat dewasa untuk usianya. Saya tak mau memberinya beban, karena ada anak-anak yang memberi tekanan pada dirinya sendiri dan gagal. Saya rasa jika ia tenang dan cukup dewasa untuk memahami bahwa ia butuh waktu di Moto2, maka dalam tiga tahun kita akan lihat David Alonso di MotoGP," lanjutnya.

Marc Marquez

Marc Marquez

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

"Ada banyak pembalap bertalenta, tapi dia yang paling saya suka karena ia punya talenta, pendidikan, dan selalu rendah hati. Yang paling penting, ia punya karisma yang dibutuhkan dan ia memahami konsep belajar. Ia tahu apa itu Moto3, apa itu Moto2, dan apa itu MotoGP," ungkap Marquez kepada Diario AS.

"Orang tahu kami sering latihan bareng, dan jika saya tak hati-hati, ia bikin saya kesulitan. Jadi, apakah saya akan bertemu dengannya di MotoGP? Saya rasa begitu. Ia punya talenta dan kecepatan. Biarkan dia terus begini. Kerendahan hati dan edukasi yang ia punya, itulah yang terpenting," lanjutnya.

Fabio Quartararo

Fabio Quartararo

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

"Saya dan tim saya (Yamaha) selalu memanggil David 'bos', karena ia punya perilaku yang baik, begitu pula citra dan cara berkendaranya. Ia terdengar seperti sudah berusia 25 tahun, dan seolah sudah lama berpengalaman di sini," ungkap Quartararo kepada Diario AS.

"David akan segera datang ke MotoGP, lebih cepat dari yang kita duga. Menurut saya, ia akan menjadi pembalap yang bakal jadi juara dunia MotoGP," lanjut juara dunia MotoGP 2021 asal Prancis ini.

Pedro Acosta

Pedro Acosta

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) AP Photo/Kittinun Rodsupan

"Kami berlaga di kejuaraan-kejuaraan yang sama, dari Valencia, Cuna de Campeones, dan banyak lagi. Tak diragukan lagi ia salah satu rider yang spesial, berkat caranya datang ke kejuaraan dunia," tutur Acosta kepada Motorcycle Sports.

"Ia menjuarai Rookies Cup, dan saya balapan dengannya ketika saya jadi juara. Ia sudah menunjukkan wajah aslinya. Ia pekerja keras, karena jam-jam yang ia habiskan di atas motor kurang lebih sama dengan jam-jam yang saya habiskan pula. Jadi, sebut dia spesial kalau Anda mau," pungkasnya.