Davide Tardozzi Ngamuk Gara-Gara Penonton Mugello Teriaki Marc Marquez Usai Sprint Race MotoGP Italia
Anindhya Danartikanya | 21 Juni 2025 23:09
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, kedapatan mengamuk usai Sprint race MotoGP Italia yang dimenangi Marc Marquez di Sirkuit Mugello pada Sabtu (21/6/2025). Tardozzi jengkel karena penonton di tribun meneriakkan cemoohan kepada sang delapan kali juara dunia.
Marquez memulai balapan dari pole tetapi sempat mengalami kendala teknis sebelum start. Ia sempat melorot ke posisi ketujuh, tetapi hanya butuh empat lap untuk memimpin balapan. Sejak itu, ia melenggang bebas menuju kemenangan, mengalahkan Alex Marquez dan Pecco Bagnaia.
Setelah finis, ketiga pembalap menuju trek lurus Mugello untuk menjalani upacara penyerahan medali di podium. Di sana, awak kru mereka dari tim masing-masing sudah menanti, dan Tardozzi pun ikut menunggu kedatangan Marquez dan Bagnaia yang merupakan para pembalapnya.
Gara-Gara Berselisih dengan Valentino Rossi

Namun, saat upacara penyerahan medali, Tardozzi kedapatan mengomel ke arah tribun, sampai harus didampingi Direktur Pemasaran dan Komunikasi BK8 Gresini Racing, Carlo Merlini. Tardozzi kesal karena penonton bergemuruh meneriaki Marquez alih-alih mengapresiasi kemenangannya.
Seperti yang diketahui, sejak berselisih dengan Valentino Rossi di Malaysia pada 2015, Marquez memang menjelma menjadi musuh publik Italia. Ia tidak disambut hangat setiap kali berlaga di Sirkuit Mugello dan Misano, dan bahkan kerap diteriaki penonton ketika naik podium dan menang.
"Diamlah! Dia salah satu dari kita! Dia memakai seragam merah!" teriak Tardozzi, sembari menarik seragamnya sendiri dan menunjukkannya ke arah penonton, seperti yang terekam dari kamera media sosial DAZN.
Marc Marquez Tetap Santai Diteriaki Fans Italia
Marquez sendiri santai menanggapi teriakan penonton. "Balapan ini punya banyak momen. Saya melihatnya. Saya pun berharap orang-orang yang bertepuk tangan menikmati comeback saya. Itulah indahnya balap motor," ujarnya seperti yang dikutip Todo Circuito.
Ini bukan pertama kalinya pihak Ducati mengecam fans Italia yang membenci Marquez. Musim lalu, ketika Marquez memenangi balapan utama di Misano, Bagnaia mengangkat dan menggoyangkan telapak tangan dari podium sebagai permintaan kepada penonton untuk menghentikan teriakan kepada Marquez.
Kala itu, Tardozzi juga melempar kritik keras kepada fans Italia lewat Diario AS. "Saya sama sekali tak suka teriakan penonton ke pembalap di podium. Seorang delapan kali juara dunia menang hari ini. Dia bukan penjahat. Dia pembalap yang hebat," ujarnya.
Sumber: DAZN, Todo Circuito, Diario AS
Baca Juga:
- 18 Rider Sengit Sejak Start, Veda Ega Pratama Lega Rebut Kemenangan Perdana di Race 1 Red Bull Rookies Cup Italia 2025
- Update Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025
- Hasil Race 1 Red Bull Rookies Cup Italia 2025: Indonesia Bangga, Veda Ega Pratama Rebut Kemenangan!
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pembalap MotoGP 2025
- Hasil Sprint Race MotoGP Italia 2025: Marc Marquez Kalahkan Alex Marquez di Rumah Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang 2-0, Tapi Allegri Akui Milan Dibuat Menderita Cremonese
Liga Italia 2 Maret 2026, 15:52
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Barcelona vs Atletico Madrid: Peluang 1%, Keyakinan 99%
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:44
-
Pedri Berani Sesumbar Barcelona Mampu Melakukannya
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:33
-
Barcelona Melawan Kemustahilan
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:27
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24












