Demi Hasil Maksimal, Subhan Aksa Terbang ke Jerman Lebih Awal
Editor Bolanet | 14 Agustus 2012 21:00
- Pereli nasional Subhan Aksa mulai menatap Production World Rally Championship (PWRC) seri empat di Jerman, 24-26 Agustus mendatang. Guna melakukan uji lintasan, pereli yang berpasangan dengan navigator Selandia Baru, Jeff Dudd akan berangkat lebih cepat.
Rencananya kami dan tim pendukung akan berangkat ke Jerman tepat pada tanggal 17 Agustus. Ini adalah keputusan berat karena harus berlebaran di sana. Mudah-mudahan dapat berkah, kata Subhan.
Menurutnya, reli Jerman cukup istimewa karena lintasan yang dilalui berbeda dengan tiga seri sebelumnya. Khusus reli Jerman, lintasan yang akan dilalui adalah aspal bukan lintasan gravel atau tanah.
Tiga seri sebelumnya yaitu seri Argentina, seri Yunani dan seri Selandia Baru menggunakan lintasan gravel. Di sana, Subhan meraih hasil yang cukup bagus. Bahkan di seri Yunani dan Selandia Baru ia mampu finis di posisi runner-up.
Biar bisa maksimal saya akan latihan khusus di Trier, tempat kejuaraan berlangsung. Hal ini kami lakukan untuk melatih feeling dan handling kendaraan, kata pereli yang memperkuat Bosowa Rally Team itu.
Pria yang akrab dipanggil Ubang itu mengaku, selain untuk feeling dan handling, latihan di Trier juga digunakan untuk mencari settingan mesin dan suspensi yang tepat.
Ditanya masalah target, Ubang mengaku tidak memasang target khusus. Pereli yang menggunakan kendaraan Mitsubhisi Evolution X itu akan berusaha mempertahankan posisinya di klasemen sementara.
Saat ini saya berada di posisi tiga klasemen. Kami akan berusaha mempertahankannya. Masih ada tiga seri lagi, jelas persaingan akan lebih ketat, ujarnya.
Subhan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 42 poin. Peringkat pertama dan kedua ditempati oleh pereli Meksiko, Benito Guerra (62 poin) dan pereli Ukraina, Valeriy Gordan dengan (52 poin). (ant/kny)
Rencananya kami dan tim pendukung akan berangkat ke Jerman tepat pada tanggal 17 Agustus. Ini adalah keputusan berat karena harus berlebaran di sana. Mudah-mudahan dapat berkah, kata Subhan.
Menurutnya, reli Jerman cukup istimewa karena lintasan yang dilalui berbeda dengan tiga seri sebelumnya. Khusus reli Jerman, lintasan yang akan dilalui adalah aspal bukan lintasan gravel atau tanah.
Tiga seri sebelumnya yaitu seri Argentina, seri Yunani dan seri Selandia Baru menggunakan lintasan gravel. Di sana, Subhan meraih hasil yang cukup bagus. Bahkan di seri Yunani dan Selandia Baru ia mampu finis di posisi runner-up.
Biar bisa maksimal saya akan latihan khusus di Trier, tempat kejuaraan berlangsung. Hal ini kami lakukan untuk melatih feeling dan handling kendaraan, kata pereli yang memperkuat Bosowa Rally Team itu.
Pria yang akrab dipanggil Ubang itu mengaku, selain untuk feeling dan handling, latihan di Trier juga digunakan untuk mencari settingan mesin dan suspensi yang tepat.
Ditanya masalah target, Ubang mengaku tidak memasang target khusus. Pereli yang menggunakan kendaraan Mitsubhisi Evolution X itu akan berusaha mempertahankan posisinya di klasemen sementara.
Saat ini saya berada di posisi tiga klasemen. Kami akan berusaha mempertahankannya. Masih ada tiga seri lagi, jelas persaingan akan lebih ketat, ujarnya.
Subhan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 42 poin. Peringkat pertama dan kedua ditempati oleh pereli Meksiko, Benito Guerra (62 poin) dan pereli Ukraina, Valeriy Gordan dengan (52 poin). (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reli Sardinia dan KTM, Pintu Masuk Danilo Petrucci Menuju Reli Dakar
Otomotif 10 Desember 2020, 11:23
-
Rehat Sejenak dari MotoGP, Franco Morbidelli Hadapi Para Pereli Terbaik di WRC Monza
Otomotif 4 Desember 2020, 10:15
-
Ikut WRC Monza, Franco Morbidelli Takut Lihat Insiden Romain Grosjean
Otomotif 1 Desember 2020, 11:27
-
Bukan Valentino Rossi, Franco Morbidelli Lah yang Justru Ikut WRC Monza 2020
Otomotif 21 November 2020, 17:33
-
Valentino Rossi Jadi Rebutan Ford dan Hyundai untuk WRC Monza
Otomotif 27 Oktober 2020, 13:28
LATEST UPDATE
-
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:23
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:17
-
Timnas Indonesia Wajib Menang, Ini Rekor Garuda Saat Bertandang ke Singapura
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:12
-
Bernardo Tavares Hormati Persib, Persebaya Tetap Percaya Diri Tatap Final
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:40
-
Igor Tolic Belum Tentukan Starter Persib untuk Final Kontra Persebaya
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 11:20
-
Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 11:00
-
Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
Liga Italia 6 Agustus 2026, 10:00
-
Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026, 09:27
-
Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:56
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:47
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16



