Demi Kebaikan MotoGP, Dorna Sports Ingin Kurangi Jumlah Pembalap dan Tim Moto2
Anindhya Danartikanya | 12 Desember 2024 15:45
Bola.net - Sporting Director Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP, Carlos Ezpeleta, menyatakan pihaknya bertekad mengurangi jumlah pembalap dan tim Moto2. Namun, misi ini takkan dilakukan dalam waktu dekat, melainkan secara bertahap.
Pada 2025, MotoGP diikuti 11 tim dan 22 pembalap, sementara Moto2 diikuti 16 tim dan 32 pembalap, dan Moto3 diikuti oleh 13 tim dan 26 pembalap. MotoGP sendiri telah menutup pintu bagi tim yang ingin bergabung sejak Suzuki mundur pada akhir 2022 lalu.
Kepada Speedweek pada Kamis (5/12/2024), Ezpeleta menyatakan bahwa ketiga kelas ini selalu diperlakukan sama pentingnya. Namun, ia tak memungkiri bahwa MotoGP akan tetap menjadi pertunjukan utama dari rangkaian Grand Prix.
Dilakukan Secara Bertahap dalam Jangka Panjang

"Kami menggelar ketiga kelas dengan level yang tinggi. Pada saat yang sama, demi fokus kepada MotoGP, kami harus kejar target mereduksi Moto2 dan membawa konteks ini ke Moto3. Namun, kami membicarakan penyesuaian jangka panjang demi mendekati visi masa depan MotoGP," ujar Ezpeleta.
"Saya tekankan, semua kelas sangat penting, dan kami harus memperlakukan jaringan baik ini dengan rasa hormat tinggi. Praktiknya, kami juga membicarakan soal banyak peluang pekerjaan. Reduksi dalam waktu dekat bukanlah ketertarikan kami," lanjut putra CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, ini.
Moto2 dan Moto3 Juga Tutup Pendaftaran Tim Baru
Uniknya, Dorna ternyata juga sudah menutup pintu untuk tim-tim baru di Moto2 dan Moto3. Ezpeleta mensinyalir bahwa Dorna bertekad menekan biaya pengeluaran untuk membantu kondisi finansial tim-tim MotoGP, Moto2, dan Moto3.
"Kami tidak menerima permintaan baru di kelas apa pun. Jujur, kami terus mendapatkan permintaan dari tim baru di semua kelas. Namun, faktanya, jika satu tim yang sudah ada tak bisa berkompetisi berdasarkan kriteria sekarang, maka kami tidak bisa memberikan dukungan finansial," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Bantah Lewis Hamilton Bakal Jadi Investor KTM di MotoGP, Tech 3: Kami Baik-Baik Saja!
- Jorge Martin Kecewa Soal Perlakuan Ducati, Tapi Berterima Kasih Karena Dibantu Jadi Juara Dunia
- 10 Pembalap Formula 1 dengan Bayaran Tertinggi pada 2024, Ada yang Bonusnya Lebih Besar dari Gaji!
- Marc Marquez: Dulu Ducati Tak Diinginkan, Kini Masa Depan Saya Justru Warna Merah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











