Diduga Hanya Puaskan Marquez, Honda: Kami Punya 4 Juara Dunia
Anindhya Danartikanya | 12 Desember 2019 14:00
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, kembali membalas kritikan para rival yang menyebut Honda Racing Corporation (HRC) hanya berusaha memuaskan sang juara dunia MotoGP, Marc Marquez, dan tak memedulikan masukan tiga rider mereka yang lain.
Pernah membela Yamaha dan Ducati, Cal Crutchlow merupakan rider Honda yang paling vokal menyebut RC213V sebagai motor yang paling sulit dikendarai akibat karakternya yang agresif. Opini Crutchlow ini pun disetujui oleh Jorge Lorenzo, yang datang ke Honda pada awal 2019.
Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, bahkan sempat menyatakan bahwa Honda bisa 'porak poranda' jika tak memiliki Marc Marquez, atau saat rider Spanyol tersebut memilih hengkang suatu saat nanti. Puig pun segera membantah opini-opini ini.
Rossi, Hayden, Stoner, dan Marquez

"Saya rasa itu bukan fakta, melainkan sekadar opini. Faktanya, dalam 18 tahun terakhir, Honda telah meraih 10 gelar bersama empat rider berbeda. Sementara itu, Yamaha hanya meraih gelar lewat dua rider, dan Ducati hanya dengan satu rider," ujar Puig via Motorsport.com.
Sejak MotoGP digulirkan pada 2002, Honda memang meraih gelar dunia lewat Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Marc Marquez. Sementara itu, Yamaha hanya pernah meraih gelar lewat Rossi dan Jorge Lorenzo, sementara Ducati hanya lewat Stoner.
"Jadi, dengan fakta ini, kami bisa bilang bahwa motor yang paling mudah dikendarai adalah Honda, karena Honda telah meraih gelar dunia dengan banyak pebalap. Entah apa yang dikatakan tim lain, tapi kami tak terlalu peduli," ungkap Puig.
Struktur Tim Juga Jadi Faktor Penting
Puig juga meyakini struktur HRC yang kuat merupakan faktor penting dalam merakit motor dengan level performa yang tinggi, hingga para rider terbaik mau bergabung dengan mereka, dan suka rela mengerahkan usaha terbaiknya demi meraih kemenangan, bahkan gelar dunia.
"Performa sebuah tim tak hanya terpatok pada motor dan pebalap, tapi juga pada struktur organisasinya. Tiap tim harus bekerja sebaik mungkin. Saya hanya menekankan sejarah, dan Honda memang meraih gelar dengan banyak pebalap. Saya bisa sebutkan Vale, Nicky, Marc, dan Casey," tutupnya.
Daftar juara dunia kelas tertinggi sejak MotoGP digulirkan pada 2002:
- 2002: Valentino Rossi - Repsol Honda
- 2003: Valentino Rossi - Repsol Honda
- 2004: Valentino Rossi - Gauloises Yamaha
- 2005: Valentino Rossi - Gauloises Yamaha
- 2006: Nicky Hayden - Repsol Honda
- 2007: Casey Stoner - Ducati Marlboro
- 2008: Valentino Rossi - Fiat Yamaha
- 2009: Valentino Rossi - Fiat Yamaha
- 2010: Jorge Lorenzo - Fiat Yamaha
- 2011: Casey Stoner - Repsol Honda
- 2012: Jorge Lorenzo - Yamaha Factory Racing
- 2013: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2014: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2015: Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha
- 2016: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2017: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2018: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2019: Marc Marquez - Repsol Honda
Baca Juga:
- Bersyukur Pernah Bela Honda, Johann Zarco Siap Garang di Ducati
- Dicampakkan Honda, Johann Zarco Beber Kisahnya Didekati Ducati
- Bantah Jatuh dari Motor Rossi, Hamilton Akui Tak Ada Masalah
- Valentino Rossi Sempat Cemas Lewis Hamilton Kesulitan Jajal Yamaha
- Jajal Mobil Hamilton, Rossi Merasa Jadi Pebalap Formula 1 Sungguhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





