Diharapkan Raih Kemenangan Ke-93 Ducati di Mugello, Marc Marquez: Aduh, Jangan di Situ!
Anindhya Danartikanya | 27 Mei 2024 13:52
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, berpeluang meraih kemenangan Ducati yang ke-93, sesuai nomor balapnya, di MotoGP dalam Seri Italia di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni 2024 mendatang. Namun, Marquez tak mau balapannya dibebani oleh sebuah takhayul unik.
Ducati memang diketahui meraih jumlah kemenangan tertentu di MotoGP sesuai dengan nomor balap rider yang meraihnya. Hal ini bahkan sudah empat kali terjadi, yakni dengan Casey Stoner, Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin.
Stoner yang identik dengan nomor 27, meraih kemenangan Ducati yang ke-27 di MotoGP. Bagnaia yang identik dengan nomor 63, juga meraih kemenangan Ducati yang ke-63. Hal ini juga dilakukan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin yang masing-masing bernomor balap 72 dan 89.
Mugello 'Rumah' Valentino Rossi

Dari delapan pembalap Ducati yang ada di MotoGP 2024, ada tiga rider yang sejauh ini belum pernah sekali pun meraih kemenangan di atas motor Desmosedici. Mereka adalah Franco Morbidelli, Alex Marquez, dan Marc Marquez.
Namun, mustahil bagi Morbidelli dan Alex Marquez untuk masuk dalam daftar unik ini, karena mereka memakai nomor 21 dan 73. Di lain sisi, Marc Marquez yang bernomor 93 masih punya kesempatan, terutama usai Bagnaia meraih kemenangan ke-92 bagi Ducati di Catalunya pada Minggu (26/5/2024).
Uniknya, seri berikutnya adalah Seri Italia di Mugello, yakni 'rumah' bagi Valentino Rossi, yakni musuh bebuyutan Marquez. Di sirkuit itu pula Marquez biasanya menjadi musuh publik Italia. Ia bahkan kerap diteriaki penonton. Lewat GPOne, Marquez pun bicara soal kans meraih kemenangan ke-93 Ducati di trek itu.
Belum Mau Kepikiran Menang Sebelum Paruh Kedua 2024

"Mugello jelas bukan tempat terbaik untuk menang, terutama karena saya bayangkan Pecco bakal sangat kompetitif di sana. Saat ini, saya tidak stres memikirkannya, saya hanya bersenang-senang, yakni hal yang paling penting," ungkap Marquez.
"Saya sendiri cenderung berharap [menang] pada paruh kedua musim ini dengan setup yang lebih baik. Namun, sudah jelas GP24 juga akan mengalami kemajuan. Saat ini, saya sudah punya tekanan yang cukup untuk bertarung dengan para rider papan atas," pungkas sang delapan kali juara dunia.
Marquez, yang musim ini mengendarai Desmosedici GP23, terhitung hanya pernah tiga kali menang di Mugello sejak berlaga di Grand Prix pada 2008 lalu, yakni masing-masing satu kemenangan di MotoGP (2014), Moto2 (2011), dan GP125 (2010).
Fakta Unik Kemenangan Ducati dan Nomor Pembalapnya
Kemenangan Ducati ke-27
Pemenang: #27 Casey Stoner
Tempat dan waktu: MotoGP Australia 2009
Kemenangan Ducati ke-63
Pemenang: #63 Pecco Bagnaia
Tempat dan waktu: MotoGP Italia 2022
Kemenangan Ducati ke-72
Pemenang: #72 Marco Bezzecchi
Tempat dan waktu: MotoGP Argentina 2023
Kemenangan Ducati ke-89
Pemenang: #89 Jorge Martin
Tempat dan waktu: MotoGP Portugal 2024
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Video Selebrasi Kocak Marc Marquez di MotoGP Catalunya: Joget Heboh di Atas Dinding Pembatas Trek
4 Podium Usai Start dari Belakang, Marc Marquez Ogah Dijuluki 'Raja Comeback'
Mario Aji Raih Poin Perdana di Moto2 2024 Usai Marcos Ramirez Didiskualifikasi dari Catalunya
Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Seri Catalunya, Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

