Ditinggal 3 Rider Muda dan 1 Tim, Ducati Akui Kehilangan Besar: Ini Memang Konsekuensi
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2024 13:54
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Mauro Grassilli, angkat bicara soal kehilangan besar yang dialami pihaknya di MotoGP 2025 mendatang. Seperti yang diketahui, Ducati akan kehilangan tiga pembalap muda bertalenta, ditambah kehilangan satu tim satelit andalan mereka di kelas para raja.
Keputusan Ducati dalam memilih rider kedua Ducati Lenovo Team memang berefek domino. Siapa pun yang dipilih, Ducati tetap kehilangan dua rider. Pasalnya, jika tak terpilih, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Enea Bastianini sama-sama punya opsi pindah ke pabrikan lain.
Pilihan Ducati akhirnya jatuh kepada Marquez. Martin dan Bastianini pun hengkang, masing-masing ke Aprilia Racing dan Red Bull KTM Tech 3. Lewat Motosprint pada Rabu (24/7/2024), Grassilli tak memungkiri bahwa memilih rider untuk tim pabrikan memang bukan keputusan mudah.
Sulit Dijelaskan dalam Kata-Kata

"Ini kehilangan besar. Sulit dijelaskan dalam kata-kata. Selain punya hubungan kerja sama yang logis, kami menghargai pertemanan dan aspek manusiawi yang terlibat. Dari tiga poin ini, poin kedua dan ketiga masih terus berlanjut. Sayangnya, poin pertama harus sirna," ungkap Grassilli.
"Ketika mencari skenario masa depan, kami hanya punya satu tempat. Dilihat dari jumlah, konsekuensinya dua rider bakal tak senang, termasuk Jorge, yang akan tetap dapat dukungan dan perhatian maksimal dari kami. Soal Enea, kejadian yang disayangkan pada 2023 tidaklah memengaruhi keputusan kami," lanjutnya.
Selain kehilangan Martin dan Bastianini, Ducati Corse juga tak disangka-sangka akan kehilangan Marco Bezzecchi. 'Bez' diketahui akan jadi tandem Martin di Aprilia Racing. Grassilli sangat menyayangkan pihaknya tak bisa menyediakan motor spek pabrikan bagi anak didik Valentino Rossi tersebut.
Sudah Rayu Pramac Sampai Menit Terakhir
"Anda harus percaya bahwa saya sangat prihatin kepadanya. Marco jelas menginginkan jawaban soal hal-hal tertentu, yang tidak bisa kami sediakan. Pada akhirnya, ini soal ketepatan waktu. Namun, tentu kami memahami pilihan kariernya," tutur pria asal Italia tersebut.
Selain kehilangan tiga pembalap muda bertalenta, Ducati juga kehilangan Prima Pramac Racing. Telah bernaung di bawah bendera Ducati selama 20 tahun, dan menjadi tim satelit utama Ducati selama delapan tahun terakhir, skuad asal Italia ini akan pindah ke kubu Yamaha.
"Untuk Pramac, kami sudah berusaha agar mereka tetap bertahan dengan kami. Claudio Domenicali (CEO Ducati) bahkan ikut-ikutan merayu. Kami sudah mencoba sampai menit terakhir. Namun, semua sia-sia," keluh Grassilli.
Sumber: Motosprint
Baca Juga:
Marc Marquez Sudah 3 Tahun Puasa Kemenangan, Ducati: Gak Perlu Cemas
Simon Crafar Resmi Jadi Ketua Baru FIM MotoGP Stewards Panel 2025, Gantikan Freddie Spencer
MotoGP vs WorldSBK! Jadwal Balapan World Ducati Week di Misano, 26-27 Juli 2024
Pecco Bagnaia Ngebet Ikut, Ini Daftar Pembalap MotoGP yang Pernah Menangi Suzuka 8 Hours
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

