Dorna Sports Akui Aturan Start MotoGP Harus Diubah
Editor Bolanet | 3 Oktober 2012 09:00
- Kekacauan yang terjadi pada start MotoGP San Marino dua pekan lalu, ternyata masih menjadi topik hangat di Aragon, Spanyol. CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mengaku bahwa aturan dan prosedur start harus diubah.
Start yang sesungguhnya ditunda pada detik terakhir ketika kopling motor Karel Abraham mengalami masalah setelah melakukan warm up lap. Pengawas balap pun dinilai memperbolehkan terlalu banyak kru tim kembali ke grid untuk mengurus pebalapnya masing-masing.
Pole sitter San Marino, Dani Pedrosa juga terpaksa menjalani start ulang dari posisi terbuncit akibat ban depan motornya yang terkait dengan selimut penghangat ban.
Pedrosa sendiri gagal finis ketika tertabrak oleh Hector Barbera pada tikungan keenam di lap pertama. Namun pebalap Repsol Honda tersebut lebih menyesalkan tindakan pengawas balap saat start akan dilakukan.
Pengawas balap memang telah melakukan kesalahan, ujar Ezpeleta. Pebalap memiliki hak mengekspresikan pendapat. Kritik mereka pada prosedur ini juga baik untuk MotoGP. Dalam kasus ini, saya setuju bahwa manajemen Sirkuit Misano jauh dari kondisi ideal.
Menurut Ezpeleta, aturan dan prosedur start akan dianalisa dan ditinjau ulang. Aturan ini harus diubah. Kami akan melakukan analisa dan memperbaikinya, ungkap pria asal Spanyol itu. (sp/kny)
Start yang sesungguhnya ditunda pada detik terakhir ketika kopling motor Karel Abraham mengalami masalah setelah melakukan warm up lap. Pengawas balap pun dinilai memperbolehkan terlalu banyak kru tim kembali ke grid untuk mengurus pebalapnya masing-masing.
Pole sitter San Marino, Dani Pedrosa juga terpaksa menjalani start ulang dari posisi terbuncit akibat ban depan motornya yang terkait dengan selimut penghangat ban.
Pedrosa sendiri gagal finis ketika tertabrak oleh Hector Barbera pada tikungan keenam di lap pertama. Namun pebalap Repsol Honda tersebut lebih menyesalkan tindakan pengawas balap saat start akan dilakukan.
Pengawas balap memang telah melakukan kesalahan, ujar Ezpeleta. Pebalap memiliki hak mengekspresikan pendapat. Kritik mereka pada prosedur ini juga baik untuk MotoGP. Dalam kasus ini, saya setuju bahwa manajemen Sirkuit Misano jauh dari kondisi ideal.
Menurut Ezpeleta, aturan dan prosedur start akan dianalisa dan ditinjau ulang. Aturan ini harus diubah. Kami akan melakukan analisa dan memperbaikinya, ungkap pria asal Spanyol itu. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Pakai Wildcard untuk Dani Pedrosa dan Pol Espargaro, di Sirkuit Mana Saja?
Otomotif 17 April 2024, 17:42
-
KTM Soal Wildcard Dani Pedrosa: Dia Sendiri yang Bakal Ambil Keputusan Final
Otomotif 1 April 2024, 10:53
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






