Dovizioso: Ducati Dalam Situasi Terburuk
Editor Bolanet | 14 Februari 2013 20:00
- Pebalap baru Ducati, Andrea Dovizioso mengaku tak terkejut atas situasi buruk dan ketertinggalan motor Desmosedici GP13 miliknya di uji coba pramusim MotoGP di Malaysia, 5-7 Februari lalu.
Rekan setim Dovizioso, Nicky Hayden mengaku bahwa Desmosedici GP13 tak mengalami banyak perubahan dari versi GP12 tahun lalu. Pada uji coba, mereka pun tertinggal nyaris dua detik dari pebalap terdepan, Dani Pedrosa (Repsol Honda)
Situasinya berat, namun semua orang sudah tahu sebelum tiba di Sepang. Jarak dengan pebalap terdepan cukup jauh, namun kami juga sudah tahu sejak awal, ujar Dovizioso.
Pebalap yang tahun lalu membela Monster Yamaha Tech 3 itu menjelaskan bahwa permasalahan terbesar Ducati adalah Desmosedici tak hanya punya satu kelemahan. Ada banyak bagian yang performanya tidak begitu baik.
Kami sangat fokus memberi feedback untuk pengembangan masa depan. Saya terus memotivasi pada teknisi pekan ini. Kami harus memperbaiki motor dan bekerja di semua area. Pada beberapa bagian kami tidak terlalu buruk, di bagian lainnya kami sangat buruk, lanjutnya.
Pebalap berjuluk Little Dragon itu menyatakan Ducati membutuhkan perubahan besar jika ingin kembali meraih kemenangan seperti saat Casey Stoner masih membela mereka (2007-2010).
Kami butuh perubahan besar, dan untuk itu kami butuh waktu. Kami dalam situasi terburuk, namun inilah momen kami. Kami harus bekerja keras, kami harus paham apa yang akan kami lakukan. Inilah alasan saya menandatangani kontrak dua tahun, pungkasnya. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
Rekan setim Dovizioso, Nicky Hayden mengaku bahwa Desmosedici GP13 tak mengalami banyak perubahan dari versi GP12 tahun lalu. Pada uji coba, mereka pun tertinggal nyaris dua detik dari pebalap terdepan, Dani Pedrosa (Repsol Honda)
Situasinya berat, namun semua orang sudah tahu sebelum tiba di Sepang. Jarak dengan pebalap terdepan cukup jauh, namun kami juga sudah tahu sejak awal, ujar Dovizioso.
Pebalap yang tahun lalu membela Monster Yamaha Tech 3 itu menjelaskan bahwa permasalahan terbesar Ducati adalah Desmosedici tak hanya punya satu kelemahan. Ada banyak bagian yang performanya tidak begitu baik.
Kami sangat fokus memberi feedback untuk pengembangan masa depan. Saya terus memotivasi pada teknisi pekan ini. Kami harus memperbaiki motor dan bekerja di semua area. Pada beberapa bagian kami tidak terlalu buruk, di bagian lainnya kami sangat buruk, lanjutnya.
Pebalap berjuluk Little Dragon itu menyatakan Ducati membutuhkan perubahan besar jika ingin kembali meraih kemenangan seperti saat Casey Stoner masih membela mereka (2007-2010).
Kami butuh perubahan besar, dan untuk itu kami butuh waktu. Kami dalam situasi terburuk, namun inilah momen kami. Kami harus bekerja keras, kami harus paham apa yang akan kami lakukan. Inilah alasan saya menandatangani kontrak dua tahun, pungkasnya. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peringatan dari Andrea Dovizioso: Musim 2024 Cuma 'Pemanasan' Buat Marc Marquez
Otomotif 11 September 2024, 12:21
-
Andrea Dovizioso: Honda Tak Pernah Oke-Oke Amat, Selama Ini Marc Marquez yang Menutupi
Otomotif 27 Agustus 2024, 10:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
Lain Lain 2 Juli 2026, 15:24
-
Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
Piala Dunia 2 Juli 2026, 13:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











