Dovizioso Jadi Patokan, Marquez Cemaskan Ritme Balap
Anindhya Danartikanya | 3 Maret 2018 12:30
Bola.net - - Marc Marquez boleh jadi mengakhiri hari kedua uji coba pramusim MotoGP Qatar, Jumat (2/3) dengan duduk di posisi ketiga, namun pembalap Repsol Honda ini mengaku tak puas atas ritme balapnya, terutama bila dibandingkan dengan rival sengitnya tahun lalu, Andrea Dovizioso dari Ducati Corse.
Pada hari kedua ini, Marquez kembali melakukan aksi 'save' spektakuler, yang diakuinya terjadi pada kemiringan 66 derajat. Sayangnya, ia benar-benar mengalami kecelakaan hanya beberapa jam menjelang sesi berakhir. Mengendarai motor RC213V cadangan, ia malah melaju lebih cepat.
Hari ini sulit. Saya mulai dengan setup kemarin. Catatannya baik, tapi saat mulai coba perangkat lain, kami jadi tertinggal. Suhu juga menurun. Saya pakai ban keras dan ban depan selip di Tikungan 2. Kecelakaan ini ada sisi positifnya, karena saya jadi pakai motor kedua, yang rencananya tak kami pakai, saya justru lebih cepat, ujarnya kepada GPOne.
Catatan waktu Marquez pun tertinggal 0,167 detik dari rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone yang ada di puncak, namun soal ritme balap, Marquez masih menjadikan Dovizioso sebagai referensi utama, mengingat rider Italia tersebut termasuk salah satu rider dengan ritme balap paling konsisten di uji coba Malaysia, Thailand dan dua hari pertama di Qatar.
Saya di posisi ketiga tapi sulit dapat ritme bagus. Ini waktunya untuk lebih konsisten, karena Dovi dan Andrea sangat cepat. Saya selalu bilang Losail lintasan yang sulit bagi Honda. Tanpa mengurangi rasa hormat pada Dovi, kami lebih baik dalam lap tunggal. Tapi jujur saja, kami justru kesulitan dengan ritme. Saat ini rata-rata saya tertinggal 0,6-0,7 detik darinya, tuturnya.
Pada hari ketiga, Sabtu (3/3) target Marquez adalah mencari setup yang tepat serta memperbaiki ritme untuk menghadapi seri pembuka di tempat yang sama pada 16-18 Maret nanti. Meski begitu, ia belum bisa memastikan performa terbaik dari wing fairing baru yang disediakan Honda.
Tahun ini semua lebih jelas. Honda bereaksi cepat. Semua perangkat baru bekerja baik. Kami telah memperbaiki akselerasi dan top speed, serta mengurangi wheelie. Tapi kami masih punya tugas di area lain, karena itulah saya menjajal fairing baru. Bagus, tapi tak mudah dipahami di lintasan mana kami akan membutuhkannya, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




