Dovizioso: Kondisi Tak Mendukung untuk Serang Rossi-Morbidelli
Anindhya Danartikanya | 17 September 2019 11:15
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, mengaku tak terlalu puas hanya finis keenam dalam MotoGP Misano, San Marino, pada Minggu (15/9/2019), yakni seri balap yang justru ia menangi tahun lalu. Meski begitu, dalam rilis resmi tim, ia mengaku tak segalanya negatif.
Start keenam, Dovizioso melorot dua posisi pada lap pertama, namun kembali ke posisi ketujuh usai Alex Rins melebar. Ia pun kembali ke posisi keenam usai menyalip Pol Espargaro pada Lap 10. Sejak itu, Dovizioso hanya mampu membuntuti Valentino Rossi dan Franco Morbidelli.
"Ini balapan yang sulit, seperti yang sudah kami perkirakan. Kami semua kesulitan karena grip yang sangat rendah, terutama untuk ban depan, dan rasanya sangat sulit untuk ngotot," ungkap pebalap asal Italia berusia 33 tahun ini.
Grip Rendah, Akselerasi Ikut Buruk
Grip lintasan yang sangat rendah pun membuat motor Desmosedici GP19 kehilangan kekuatan terbesarnya, yakni akselerasi saat keluar dari tikungan. Atas alasan ini, ia tak bisa mengejar Rossi dan Morbidelli, yang uniknya justru mengalami peningkatan akselerasi.
"Sangat disayangkan kami hanya finis keenam, karena saat saya mulai bisa mengejar Rossi dan Morbidelli, yang memperebutkan posisi keempat, kondisinya sangat tak tepat untuk mencoba menyerang tanpa melakukan kesalahan," ujar Dovizioso.
Senang Bisa Perbaiki Ritme Berkendara
Di lain sisi, Dovizioso tetap melihat adanya hal positif dari hasil balap kali ini, mengingat ritmenya cukup buruk dalam sesi latihan. Menurutnya, hasil ini lebih baik dari dugaan.
"Meski begitu, saya puas atas kinerja yang kami lakukan akhir pekan ini, karena pada Jumat (13/9/2019), margin kami sangat besar dan kami mampu memperbaiki situasi dengan sangat baik untuk balapan," tutupnya.
Akibat hasil ini, ditambah kemenangan Marc Marquez, Dovizioso memang masih duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap MotoGP, namun dengan 182 poin, ia sudah tertinggal 93 poin dari rider Repsol Honda tersebut.
Sumber: Ducati Corse
Baca Juga:
- Tak Pikirkan Zarco, Repsol Honda Tantang Lorenzo untuk Pulih Total
- Rossi: Quartararo-Vinales Cepat Bukan Karena Perangkat Baru
- MotoGP Ingin Gelar 22 Seri, Opini Para Pebalap Campur Aduk
- Jorge Lorenzo Belum Bisa Pastikan Masa Pemulihan Cedera Punggung
- Kebakaran Hutan di Indonesia, Bagaimana Nasib Formula 1 Singapura?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59













