Dovizioso: Marquez Superior Dibanding Rider Lain
Anindhya Danartikanya | 30 Mei 2018 14:50
Bola.net - - Usai dua kali gagal finis secara beruntun di Jerez, Spanyol dan Le Mans, Prancis, kini Andrea Dovizioso bertekad mempersempit ketertinggalan 49 poin dari rider Repsol Honda, Marc Marquez di puncak klasemen. Saat ini, rider Ducati Corse itu ada di peringkat kesembilan.
Dovizioso pun mantap menatap seri kandang, MotoGP Italia yang bakal digelar di Sirkuit Mugello akhir pekan nanti. Dukungan penggemar di rumah jelas akan membuat motivasinya melonjak tajam, namun Dovizioso bertekad tetap merendah.
Rider 32 tahun ini pun akan mengawasi rival-rivalnya dengan ketat, mengingat jalannya musim ini begitu sulit diprediksi. Mustahil untuk tahu seberapa cepatnya seorang rider yang naik motor berbeda. Anda bisa beropini, berprasangka, tapi mustahil mengira-ngira tepatnya siapa yang tercepat, ujarnya kepada Marca.
Meski Ducati dengan tenaga mesinnya dikenal sangat tangguh di Mugello, Dovizioso masih meyakini bahwa Marquez bisa menjadi ancaman terbesar. Selain nyaman mengendarai RC213V, rider Spanyol tersebut tampaknya kebal terhadap insiden-insiden hebat sekalipun.
Marquez Superior

Marquez Superior
Marc sangat kuat di semua area dan dalam beberapa aspek tertentu ia lebih superior dibanding yang lain. Salah satu buktinya adalah, ia satu-satunya rider yang mampu melakukan aksi 'save' dan satu-satunya yang mampu sering jatuh di latihan namun sangat jarang di sesi balap, ungkapnya.Tapi seberapa kuatnya Marc? Apakah ia yang terkuat di antara kami semua? Saya tak mau memikirkannya, karena jika begitu, bagaimana saya bisa diperhitungkan dalam memperebutkan gelar dunia? lanjut Dovizioso, yang musim lalu sukses merebut kemenangan di Mugello.
Rider Honda Terkuat

Rider Honda Terkuat
Dovizioso pun menyebut Marquez sebagai satu-satunya rider yang punya cara jitu menjinakkan Honda. Saat seseorang seperti Marc memenangi balapan seperti di Le Mans, dan rider kedua Honda (Dani Pedrosa) justru finis tujuh detik di belakang, ini berarti Marc adalah satu-satunya rider yang membuat perbedaan, tutupnya. [initial]TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




