Dovizioso: Tak Perlu Perangkat Baru, yang Penting Adaptasi
Anindhya Danartikanya | 3 Oktober 2018 10:45
- Belakangan, Desmosedici GP18 digadang-gadang sebagai motor paling 'komplet' di MotoGP saat ini. Meski begitu, Andrea Dovizioso yakin bahwa kebangkitan Ducati bukanlah berkat pengadaan perangkat baru, melainkan proses adaptasi yang dilakukan para ridernya terhadap motor tersebut.
Usai sengit memperebutkan gelar bersama Marc Marquez tahun lalu, Ducati mengawali musim ini dengan jalan bergeronjal, meski Dovizioso sukses meraih kemenangan di Qatar. Kebangkitan GP18 pun mulai terlihat dari kemenangan Jorge Lorenzo di Mugello dan Catalunya.
GP18 semakin garang di tangan Dovizioso dan Lorenzo sejak rehat musim panas berakhir. Keduanya sangat konsisten bertarung di papan atas, merebut tiga kemenangan. Dan walau Lorenzo gagal finis di dua seri terakhir, ia konsisten merebut pole.
Tak Butuh Perangkat Baru

Dovizioso pun meyakini bahwa hasil gemilang Ducati diraih berkat kesabaran para engineer dan para ridernya. Mereka tak gegabah mengaplikasikan perangkat baru pada Desmosedici, melainkan sekadar mencoba mengutak-atik detail-detail pada motor, seperti setup dan manajemen ban misalnya.
"Untuk mengembangkan sesuatu, berarti Anda punya materi berbeda. Tapi kami tak butuh perangkat baru untuk mengubah sesuatu seperti elektronik atau setup. Inilah yang terjadi di Ducati musim ini. Tak mudah menjelaskan secara detail, tapi jelas masih ada margin untuk memperbaiki paket yang sama," ungkapnya kepada Crash.net.
Adaptasi Lebih Penting
Rider Italia ini juga menyatakan bahwa hal terpenting adalah kemampuan pebalap dalam beradaptasi dengan karakter motor dan situasi yang ada di lintasan. Ia bahkan meyakini hal ini jauh lebih krusial ketimbang pengembangan motor itu sendiri.
"Anda akan belajar bagaimana mengatur ban, elektronik dan motor secara konstan, karena salah satu kunci untuk kompetitif adalah mengembangkan motor dan kunci lainnya adalah para rider harus beradaptasi pada situasi yang ada," tuturnya.
"Saya rasa inilah hal terbesar dan terpenting, lebih dari sekadar mengembangkan motor. Jadi itulah alasan kami lebih kuat sekarang. Kami telah coba memahami apa yang harus kami lakukan, dengan cara mengendalikan pengereman dan setup," pungkas juara dunia GP125 2004 ini.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






