Dua Kali Kalah di Lap Terakhir, Marc Marquez Akui Sama Sakitnya
Anindhya Danartikanya | 26 Agustus 2019 09:35
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku marah harus kalah dua kali beruntun dari lawannya di tikungan terakhir. Usai dibekuk rider Ducati Team, Andrea Dovizioso di Red Bull Ring, Austria, kini ia dikalahkan rider Suzuki Ecstar, Alex Rins di MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone pada Minggu (25/8/2019).
Marquez yang start dari pole, memimpin balapan sejak awal, namun ia tak pernah lolos dari kejaran Rins. Mereka bahkan beberapa kali menjalani aksi salip. Rins akhirnya dapat kesempatan emas di tikungan terakhir, menyalip Marquez di tikungan terakhir dan nyaris bersamaan memasuki garis finis.
"Saya punya mentalitas seorang pemenang, dan jika saya kalah saat main Playstation, saya akan marah. Jadi jelas saya marah kalah di tikungan terakhir. Kami kerap kesulitan di Silverstone. Kami bisa katakan bahwa kami tengah menjalani bagian terburuk dari musim balap," ungkap Marquez seperti yang dilansir Crash.net.
Austria Lebih Menyakitkan

Marquez pun harus puas finis kedua, hanya tertinggal 0,013 detik dari Rins. Meski begitu, ketika ditanya kekalahan mana yang lebih menyakitkan, rider Spanyol berusia 26 tahun ini justru menyebut kekalahannya dari Dovizioso di Austria terasa lebih buruk.
"Hari ini rasanya menyakitkan, karena saya kalah dengan cara yang kurang lebih sama. Tapi kali ini saya mendapat keunggulan 20 poin untuk posisi di klasemen. Jadi dua pekan lalu terasa lebih buruk," ungkap Marquez, mengingat Dovizioso gagal finis di Silverstone usai bertabrakan dengan motor Yamaha milik Fabio Quartararo.
Kemenangan Bukan Target Utama
Meski gagal meraih kemenangannya yang ketujuh musim ini, Marquez tak mengubah mentalitasnya. Meski finis kedua, ia tetap menunjukkan konsistensi meraih poin maksimal. Menurutnya, strategi ini sangat penting demi mengunci gelar dunia yang kedelapan musim ini.
"Dalam dua balapan beruntun kami meraih hasil terburuk, finis kedua. Tapi target saya saat ini bukan memenangi balapan. Target saya adalah merebut gelar dunia. Dengan strategi macam ini, kami mampu menambah keunggulan di klasemen dan ini hal terpenting," tutupnya.
Kini, Marquez makin kokoh di puncak klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 250 poin, unggul 78 poin dari Dovizioso di peringkat kedua. Musim ini masih tersisa tujuh seri, dan para rider MotoGP akan kembali turun lintasan di Sirkuit Misano, San Marino pada 13-15 September nanti.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
- Highlight MotoGP Inggris: Alex Rins Asapi Marc Marquez di Garis Finis
- Bekuk Marc Marquez di Garis Finis, Alex Rins Kaget Bisa Menang
- Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Silverstone, Inggris
- Hasil Balap Moto2 Inggris: Fernandez Rebut Kemenangan Kedua
- Jatuh Bareng Quartararo, Dovizioso Dilarikan ke Rumah Sakit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48














