Dua Legenda MotoGP Salahkan Marquez Soal 'Sepang Clash'
Editor Bolanet | 18 Januari 2016 10:00
Sejak bersenggolan dalam balapan tersebut, ketegangan antara Rossi dan Marquez kian meledak, belum lagi ditambah dengan perseteruan antara The Doctor dengan sang tandem di Movistar Yamaha MotoGP sekaligus juara dunia 2015, Jorge Lorenzo. Seperti yang dilansir Motorsport, Read meyakini Dorna tak berlaku adil pada Rossi.
Menjatuhkan hukuman pada Vale atas apa yang terjadi di Malaysia sangatlah tak adil, apalagi harus start terbuncit di Valencia. Menurut saya, itu salah Marc, karena ia bersandar pada Vale. MotoGP dijalankan oleh perusahaan Spanyol dan mereka makin mirip 'Spanish Mafia'. Mereka memihak pada pebalap Spanyol dan tidak mendukung pebalap non-Spanyol dengan adil, ujarnya.
Pernyataan Read inipun didukung oleh juara dunia GP500 1987 asal Australia, Wayne Gardner. Menurutnya, 'Sepang Clash' terjadi karena kesalahan Marquez dan ia juga yakin bahwa pebalap Repsol Honda itu memang sengaja menghalangi laju Rossi demi membiarkan Lorenzo menjauh di depan.
Situasi ini dipicu oleh Marc dengan menahan Vale, jadi ia bisa membiarkan Jorge melenggang, lalu ia jatuh dengan sendirinya. Vale tidak mendorongnya, Marc terjatuh karena ia bersandar pada Vale. Selain itu, Race Direction salah dalam menghukum Vale dengan membuatnya start terbuncit. Menjatuhkan hukuman itu di saat ia memperebutkan gelar sepanjang tahun, tidaklah adil, tutup Gardner. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















