Dua Rider Pramac Pakai Metode Kerja Berbeda di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 22 Juli 2019 13:55
Bola.net - Mengingat para pebalapnya memakai dua motor berbeda di MotoGP musim ini, Pramac Racing pun juga menyediakan dukungan teknis yang cukup berbeda pula untuk Jack Miller dan Francesco Bagnaia. Tak hanya itu, sumber data dan cara analisis performa mereka juga memiliki arahan berbeda.
Musim ini, Miller mendapatkan Desmosedici GP19, yakni spek yang sama dengan kedua rider pabrikan Ducati Team, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Di sisi lain, Bagnaia yang berstatus debutan, memakai Desmosedici GP18, motor yang dikendarai Dovizioso dan Jorge Lorenzo musim lalu.
Kedua spek ini memiliki detail berbeda, yang juga membuat metode kerja Miller dan Bagnaia berkebalikan di setiap pekan balap, terutama di area setup. Bagnaia, yang akrab disapa 'Pecco' mengaku sangat memperhatikan data Lorenzo musim lalu, mengingat gaya balap mereka sering dibanding-bandingkan sejak lama.
"Jelas saya lihat data Dovi, karena ia rider tercepat di antara kami semua. Tapi saya juga lihat data Petrux dan Jack. Selain itu, saya juga baca data Jorge, karena motornya mirip dengan milik saya. Gaya balap kami juga bisa dibandingkan, karena sangat mirip. Jadi saya bisa memahami beberapa hal dengan baik," ujar juara dunia Moto2 2018 ini kepada Motorsport Total.
Miller Jadikan Tim Pabrikan Acuan Utama

Tahun lalu, Lorenzo sukses meraih tiga kemenangan di atas GP18, dan sangat cepat di berbagai trek, atas alasan ini pula data Lorenzo sangat penting bagi Bagnaia. Apalagi rider Italia tersebut mengalami banyak kesulitan di 9 seri pertama: lima kali gagal finis dan hanya sekali masuk posisi 9 besar.
Situasi berbeda pun dialami Miller, yang sempat naik podium usai finis ketiga di Austin. Ia juga konsisten ikut memperebutkan podium. Meski tiga kali gagal finis, ia terhitung lima kali masuk posisi 6 besar. JackAss pun mengaku lebih dalam mengamati data para rider tim pabrikan.
"Tahun lalu motor saya (GP17) berbeda dibanding rider lainnya. Tapi kini kami semua punya model yang sama. Kami memulai musim ini dari titik yang sama seperti akhir tahun lalu. Meski begitu, kami makin dekat secara bertahap. Bisa dikatakan sejak Argentina," ungkap Miller.
Hanya Beda Metode Kerja
Rider berusia 24 tahun ini pun mengaku hanya ada perubahan kecil pada GP19 miliknya, dan hanya dilakukan pada hal-hal mendasar, seperti setup, pemilihan ban, dan cara kerjanya di sepanjang pekan balap.
"Pada kebanyakan pekan balap, kami mulai dengan dua kali turun lintasan di sesi latihan pertama, dan memakai ban yang sama, mungkin hanya untuk melakukan penyesuaian pengereman atau lainnya. Kami hanya mengubah geometri di Jerez, karena kami tampil sangat buruk sepanjang pekan balap," tutupnya.
Menjelang MotoGP Ceko pada 2-4 Agustus nanti, Miller tengah menyandang status rider tim independen terbaik dengan 70 poin di peringkat ketujuh. Sementara itu, Bagnaia ada di peringkat ke-21 dengan koleksi 11 poin saja, tertinggal 56 poin dari debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di peringkat kedelapan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


