Ducati Akui Pecco Bagnaia Keseringan Blunder, Jorge Martin Lebih Baik Kendalikan Situasi
Anindhya Danartikanya | 8 November 2024 13:25
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, akhirnya mengakui bahwa Jorge Martin mampu mengendalikan perebutan gelar dunia MotoGP 2024 lebih baik ketimbang pembalapnya sendiri, Pecco Bagnaia. Tardozzi menilai Bagnaia memang terlalu sering bikin kesalahan sendiri.
Sepanjang musim, Bagnaia meraih 10 kemenangan Grand Prix dan 6 kemenangan Sprint. Namun, ia 3 kali gagal finis di Grand Prix dan 5 kali gagal finis di Sprint. Di lain sisi, Martin meraih 3 kemenangan Grand Prix dan 7 kemenangan Sprint, tapi hanya 2 kali gagal finis di Grand Prix dan 1 kali gagal finis di Sprint.
Anomali performa Bagnaia itu pun menjadi salah satu alasan mengapa ia hanya terhitung dua kali memimpin klasemen musim ini. Selain itu, margin poin antara ia dan Martin tak pernah jauh satu sama lain. Kepada Diario AS, Kamis (7/11/2024), Tardozzi pun mengeluhkan seringnya Bagnaia gagal finis.
Kecelakaan Pecco Bagnaia Terlalu Banyak
"Pecco itu kuat. Sayangnya, ia melakukan terlalu banyak kesalahan tahun ini, dengan terlalu banyak kecelakaan dalam balapan. Tujuh (delapan) kecelakaan dalam balapan itu terlalu banyak. Ia meraih 10 kemenangan dari 19 balapan, dan itu luar biasa, tetapi ia tertinggal 24 poin dari Jorge," ujar Tardozzi.
"Ini mengartikan dua hal. Yang pertama, Pecco sangat cepat, tetapi Jorge juga seorang juara. Saya angkat topi untuk Jorge, yang mampu mengendalikan perebutan gelar dunia lebih baik daripada kami. Namun, Pecco juga terbukti melaju sangat cepat dan ia juga seorang juara," lanjutnya.
Berharap Gelar Dunia Baru Ditentukan pada Minggu
Dengan unggul 24 poin atas Bagnaia, Martin pun berpeluang mengunci gelar dunia di MotoGP Barcelona 2024 jika sukses memenangi Sprint. Namun, Tardozzi menyatakan bahwa skuadnya akan membantu Bagnaia untuk mendorong perebutan gelar dunia ini berlangsung sampai balapan Grand Prix.
"Target kami adalah tetap membuka kans juara selama mungkin, mencoba untuk membukanya sampai Minggu di Barcelona. Kami akan membawa cukup poin ke garasi pada Sprint, sehingga segalanya ditentukan pada Minggu. Pasalnya, dalam persaingan seperti ini, apa pun bisa terjadi. Target kami adalah memenangi dua balapan di Barcelona," tutupnya.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Pramac Racing Sebut Jorge Martin vs Pecco Bagnaia Mirip Valentino Rossi vs Jorge Lorenzo
- Yamaha Turunkan 3 Tim di WorldSSP 2025, Aldi Satya Mahendra Siap Bidik Hasil Mentereng Usai Naik Kelas
- Aleix Espargaro Emosional Bakal Akhiri Karier MotoGP di Rumah Sendiri
- Terinspirasi Pembalap Non-Eropa, Alasan Pedro Acosta Tak Bertekad Cari Teman di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









