Ducati: Dovizioso Tetap Salah Satu Rider Terbaik MotoGP
Anindhya Danartikanya | 15 Januari 2019 14:30
Bola.net - - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti memberikan pembelaan kepada Andrea Dovizioso yang dinilai bakal kesulitan meraih gelar dunia di MotoGP dan takkan sekuat Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Kepada GPOne, Ciabatti justru menyatakan bahwa, meski belum meraih gelar di kelas tertinggi, Dovizioso tetap salah satu rider terbaik.
Dovizioso naik ke MotoGP 2008 silam bersama Jir-Scot Honda, dan hijrah ke Repsol Honda setahun setelahnya. pada 2012, ia sempat membela Monster Yamaha Tech 3, sebelum digaet Ducati pada 2013. Perjalanan Dovizioso memang tak mudah, namun kesabarannya dalam menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici membuatnya disegani.
Rider Italia ini pun menggebrak pada 2017, di mana ia sukses merebut enam kemenangan dan menjadi ancaman besar bagi Marc Marquez dan Honda dalam perebutan gelar sampai seri penutup. Selama dua musim terakhir, Dovizioso menjadi rider Ducati terbaik dan menduduki peringkat runner up. Tahun lalu, ia bahkan mengasapi tandemnya sendiri, Jorge Lorenzo.
"Kami memang tak sukses bersama Jorge, tapi justru mendapati Dovi sangat luar biasa. Jujur saja, tak ada yang mengira. Sedikit orang yang mengira Dovi bakal menang enam kali dan memperebutkan gelar bersama Marc sampai akhir (2017). Bahkan mungkin ia sendiri tak menyangka. Dovi mampu mengekspresikan talentanya, berkat kerja keras timnya dan peningkatan motor," ujar Ciabatti.
Karakter dan Talenta yang Seimbang

Sebagian orang menganggap prestasi Dovizioso dalam dua tahun terakhir merupakan prestasi luar biasa, namun tak sedikit pula yang menganggap hasilnya pada 2018 adalah bukti ia tak cukup kuat melawan Marquez. Ia bahkan diprediksi takkan pernah bisa menjadi juara MotoGP di masa-masa mendatang. Ciabatti pun mengaku tak sepakat atas anggapan ini.
"Saya rasa orang yang berpikir Dovi takkan pernah menjuarai MotoGP sungguh salah dan punya pandangan tak jelas. Setiap rider punya jalannya sendiri, berkembang dengan cara berbeda dan banyak faktor yang memengaruhi. Saya rasa persepsi soal Dovi terjadi karena ini semua, tapi bagi kami, sejak 2013 sampai sekarang, Dovi adalah rider luar biasa, yang karakter dan talentanya berimbang," ungkapnya.
Salah Satu yang Terbaik
Ciabatti mengaku pihaknya takkan pernah melupakan jasa Dovizioso, yang gigih dalam mengembangkan Desmosedici, motor yang sempat terpuruk usai ditinggal Casey Stoner pada akhir 2010. Dovizioso dinilai sangat sabar mendampingi Ducati dalam masa-masa kelam selama lima tahun, sebelum akhirnya membawa mereka kembali menjadi kompetitor serius di MotoGP.
"Kami bekerja sama saat Ducati mengalami masa-masa buruk dan hilang arah. Kini kami menjadi pabrikan yang hebat di MotoGP, dan dia jelas merupakan referensi kami. Orang bisa berkata sesuka mereka, tapi Dovi tetap salah satu rider terbaik MotoGP. Ia mengoleksi 11 kemenangan, dan lihat siapa saja yang memenangi balapan selama dua musim terakhir. Saya rasa jawabannya sudah jelas," tutup Ciabatti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20














