Ducati Enggan Bicarakan Potensi Bergabungnya Pedro Acosta: Yang Jelas Dia Calon Juara Dunia

Anindhya Danartikanya | 26 Januari 2026 13:00
Ducati Enggan Bicarakan Potensi Bergabungnya Pedro Acosta: Yang Jelas Dia Calon Juara Dunia
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, masih enggan membicarakan potensi bergabungnya Pedro Acosta ke skuadnya di MotoGP 2027, walau meyakini rider asal Spanyol itu merupakan calon juara dunia.

Kontrak Marc Marquez dan Pecco Bagnaia dengan Ducati sama-sama habis akhir musim nanti. Sementara Marquez mengaku makin dekat dengan kata sepakat soal perpanjangan kontrak, masa depan Bagnaia masih jadi tanda tanya.

Advertisement

Bagnaia terus dikaitkan dengan Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing, dan Acosta dirumorkan akan jadi penggantinya. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, bahkan yakin Acosta dan Ducati sudah mencapai kesepakatan verbal.

1 dari 2 halaman

Sudah Pantau Pedro Acosta Sejak di Rookies Cup

Sudah Pantau Pedro Acosta Sejak di Rookies Cup

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta (c) KTM Factory Racing

Dalam wawancaranya dengan Motorsport.com, Sabtu (24/1/2026), Tardozzi pun ogah menanggapi rumor tersebut. Namun, pria asal Italia ini tak menyembunyikan rasa kagumnya terhadap 'El Tiburon'.

"Jelas bahwa Pedro, berdasarkan apa yang telah ia lakukan di Rookies Cup, Moto3, dan Moto2, bikin Anda berpikir bahwa ia kandidat masa depan untuk memenangkan gelar dunia MotoGP," ungkap Tardozzi.

"Bukan saya saja yang bilang. Semua orang juga bilang begitu. Saya rasa, dalam usia 21 tahun, Acosta adalah masa depan MotoGP, sama seperti Fermin Aldeguer dan pembalap lain dari Moto3 atau Moto2," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Pilih Ducati VR46 atau Ducati Lenovo?

Sebelumnya, Acosta sempat dirumorkan ingin bergabung ke Ducati lewat skuad Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46. Sang manajer pribadi, Albert Valera, tak memungkiri hal ini. Namun, ia menegaskan bahwa Acosta memprioritaskan kans membela tim pabrikan.

"Ada peluang dengan sebagian besar tim. Apakah itu (VR46) sebuah opsi? Ya. Ducati, bersama Aprilia, punya motor terbaik. Jadi, kenapa tidak? Itu bisa jadi pilihan. Namun, jelas semua ingin bergabung tim pabrikan, jadi itu akan jadi tujuan utama kami," ujar Valera.

"Jika itu tidak terjadi, Anda selalu harus mempelajari rencana B atau rencana C. Meski begitu, saya tegaskan, tujuan utama kami adalah berjuang untuk mendapatkan tempat di tim pabrikan, baik itu Ducati atau pabrikan lain," tutupnya.

Sumber: Motorsportcom