Guenther Steiner Belum Mau Perpanjang Kontrak Tech 3 Racing dengan KTM di MotoGP 2027

Guenther Steiner Belum Mau Perpanjang Kontrak Tech 3 Racing dengan KTM di MotoGP 2027
Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales dan Enea Bastianini (c) Tech 3 Racing

Bola.net - CEO Tech 3 Racing, Guenther Steiner, belum mau memikirkan perpanjangan kontrak skuadnya dengan KTM di MotoGP untuk musim 2027. Menurut pria asal Italia ini, pembicaraan tersebut masih terlalu dini.

Awal tahun ini, akuisisi Tech 3 dari Herve Poncharal ke IKON Capital, Bolt Ventures, dan Main Street Advisors telah selesai. Steiner menjadi CEO, Richard Coleman menjadi Team Principal, dan Nicolas Goyon tetap menjadi manajer tim.

Meski begitu, masa depan Tech 3 pada 2027 masih jadi tanda tanya. Sebab, kontrak tim yang bermarkas di Prancis ini dengan KTM akan habis akhir musim nanti. Namun, Steiner ternyata belum mau pusing soal hal ini.

Proses Perpanjangan Kontrak Butuh Waktu

Proses Perpanjangan Kontrak Butuh Waktu

CEO Tech 3 Racing, Guenther Steiner (c) KTM Factory Racing/Rob Gray (Polarity Photo)

"Masih terlalu dini, tapi dalam kemitraan yang sukses, Anda selalu ingin memperpanjangnya. Kami sedang bernegosiasi dengan KTM, dan skenario idealnya adalah terus bekerja sama dengan mereka," ujar Steiner via Speedweek, Selasa (3/3/2026).

"Kami perlu menemukan jalannya dan melihat apa yang ingin kami dan mereka capai. Jika kami menemukan titik tengah, maka itu solusi terbaik untuk kedua belah pihak. Kontrak membutuhkan waktu," lanjutnya.

Di lain sisi, kontrak antara Tech 3 dan KTM baru bisa diurus dengan pasti jika KTM sebagai pabrikan sudah memperpanjang kontrak lima tahunan dengan MotoGP Sports Entertainment Group untuk periode 2027-2031.

Diskusi Berjalan Lancar

Steiner pun mensinyalir diskusi antara MotoGP Sports Entertainment Group dan lima pabrikan peserta juga dihadiri oleh tim-tim satelit. Diskusi itu digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 6-7 Februari 2026 lalu.

"Saya menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur, dan kami membicarakan kontrak baru. Atmosfernya baik. Kami tak lagi jauh (dari kesepakatan). MotoGP dan tim membidik hal yang sama: memajukan olahraga ini," ujarnya.

"Ini seperti hubungan bisnis antara dua pihak, masing-masing menginginkan lebih dari pihak lain. Selama kita menemukan titik tengah yang ideal, semuanya baik-baik saja. Pembicaraan berjalan lancar," tutup Steiner.

Sumber: Speedweek