Ducati: Pecco Bagnaia-Jorge Martin Diperlakukan Sama, Nggak Apa-Apa Kalau Nggak Percaya
Anindhya Danartikanya | 24 Oktober 2023 14:35
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan tak ada pembalap yang dianakemaskan di antara para kandidat juara dunia MotoGP 2023. Ia pun menegaskan bahwa Pecco Bagnaia dan Jorge Martin mendapatkan dukungan moral dan teknis yang setara meski keduanya berbeda tim.
Bagnaia yang membela Ducati Lenovo Team alias tim pabrikan, saat ini sedang memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 366 poin. Ia unggul 27 poin atas Martin, yang membela Prima Pramac Racing alias tim satelit Ducati. Keduanya pun sengit berebut gelar dengan empat seri tersisa.
Martin pun sempat menyatakan bahwa, meski ia punya kans juara, Bagnaia memikul beban mental yang lebih berat. Pasalnya, pembalap tim pabrikan lebih diharapkan keluar sebagai juara. Hal ini pun memicu dugaan bahwa Bagnaia memiliki keunggulan paket motor ketimbang Martin.
Maklum Kalau Orang-Orang Tak Percaya

Namun, seperti yang diketahui, baik Bagnaia maupun Martin sama-sama mengendarai motor Desmosedici GP23. Lewat Moto.it, Senin (23/10/2023), Ciabatti bahkan menyatakan bahwa keduanya tak hanya punya motor yang sama, melainkan juga mendapatkan perangkat-perangkat yang sama persis.
"Jika Ducati cemas tim lain menang, maka kami takkan memberikan motor dan evolusi yang sama kepada Pramac dan Jorge. Orang yang memperhatikan pasti tahu, dalam beberapa balapan terakhir ada sayap dan fork depan baru yang dikenakan. Di motor siapa? Motor Bagnaia dan Martin," ujarnya.
"Mereka punya paket teknis yang sama persis dan tujuh orang Ducati bekerja di Pramac. Saya bisa memaklumi orang-orang berkonspirasi untuk tak mempercayai ini, tetapi begitulah adanya," lanjut pria asal Italia ini.
Semoga yang Terbaik yang Menang

Ducati Corse sendiri diketahui selalu menyuplai dua motor spek pabrikan terbaru kepada Pramac sejak 2019, saat mereka masih menaungi Bagnaia dan Jack Miller. Tradisi ini mereka teruskan sampai sekarang, dan Ciabatti menyatakan bahwa pihaknya sudah menganggap Pramac seperti tim pabrikan pula.
"Kami memutuskan meletakkan para pembalap Lenovo dan Pramac dalam situasi yang sama. Entah itu benar atau salah, semoga yang terbaik yang menang. Kami menganggap mereka sebagai dua tim pabrikan. Juga berkat Pramac kami bisa meletakkan beberapa rider di atas motor pabrikan," tutup Ciabatti.
Di belakang Bagnaia dan Martin, terdapat rider Ducati lain yang juga masih punya kans merebut gelar dunia. Ia adalah rider Mooney VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi. Sekadar mengendarai Desmosedici GP22, ia menduduki peringkat ketiga klasemen pembalap dengan 293 poin.
Sumber: Motoit
Baca juga:
Tak Murni Rezeki Nomplok: Ducati Beber Untung-Rugi Naungi Marc Marquez di MotoGP 2024
Free Transfer! Ducati Sebut Marc Marquez Bela Gresini Tanpa Gaji di MotoGP 2023
Marc Marquez Cemas Tak Bisa Gaspol di Ducati Usai 11 Tahun Bela Honda
Format Baru MotoGP 2023 yang Bikin Duel Pecco Bagnaia vs Jorge Martin Makin Seru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

