Ducati Sebut Kesuksesan Marc Marquez di MotoGP 2025 Tak Lepas dari Kerja Keras Pecco Bagnaia
Anindhya Danartikanya | 14 April 2025 13:03
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memberikan pujian kepada perjalanan panjang Ducati di masa lalu, yang dipimpin Pecco Bagnaia, usai Marc Marquez memenangi balapan Sprint dan balapan Grand Prix MotoGP Qatar 2025 di Sirkuit Lusail.
Hasil ini membuat Marquez tercatat memenangi semua balapan dalam empat seri perdana musim ini, kecuali balapan utama di Austin, ketika ia gagal finis akibat terjatuh saat memimpin balapan. Kini, Marquez memuncaki klasemen pembalap dengan 123 poin, unggul 26 poin atas Bagnaia di peringkat ketiga.
Meski sangat puas atas kemenangan gemilang Marquez, Tardozzi tak melupakan Bagnaia. Menurutnya, rider Italia tersebut sangat berjasa dalam membantu Ducati menjadi pabrikan yang perkasa di MotoGP, terbukti dari dua gelar juara dunia dan dua gelar runner up yang ia raih empat musim terakhir.
Juga Puji Performa Fermin Aldeguer

Kepada TNT Sports, Tardozzi menyatakan kepemimpinan Bagnaia dalam proses pengembangan Desmosedici tak hanya menguntungkan Marquez, melainkan juga pembalap lain, termasuk rookie BK8 Gresini Racing, Fermin Aldeguer, yang finis keempat di Sprint dan finis kelima dalam balapan utama.
“Saya melihat kerja besar yang telah dilakukan Ducati selama beberapa tahun terakhir. Kini saya melihat keputusan sportif yang sangat baik dari Ducati. Kami juga punya satu nama untuk masa depan, yakni Fermin Aldeguer. Kami sangat percaya pada Fermin, dia akan jadi salah satu tokoh utama di masa depan," ujarnya.
Tidak Ada Rahasia di Antara Para Rider Ducati
Eks pembalap WorldSBK ini juga menyatakan keputusan Ducati dalam mengizinkan semua pembalapnya untuk berbagi dan saling mempelajari data adalah keputusan yang sangat menguntungkan. Dengan begitu, tak ada rahasia di antara mereka, dan mereka juga bisa lebih mudah menemukan keseimbangan performa.
“Tak ada rahasia. Keseimbangan. Para rider kami sangat membantu para insinyur menyempurnakan motor. Motor kami selalu sama, hanya sedikit penyesuaian antara satu rider dan rider lain, tapi tak terlalu banyak. Kami harus berterima kasih kepada Pecco atas hal itu, karena dia yang memimpin perkembangan motor ini," tutup Tardozzi.
Sumber: TNT Sports
Baca Juga:
- Kuasai MotoGP Qatar Lagi Setelah 11 Tahun, Marc Marquez Menang Usai Senggolan dengan Alex Marquez
- Video Kecelakaan Horor Jorge Martin di MotoGP Qatar 2025, Selip Sebelum Tertabrak Fabio di Giannantonio
- Ngeri! Jorge Martin Dapat Cedera Baru, Paru-Paru Bocor dan Patah 6 Tulang Rusuk di MotoGP Qatar 2025
- Dihukum 16 Detik di MotoGP Qatar 2025, Maverick Vinales Tetap Happy: Saya Nggak Peduli!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52












