Ducati Tolak Teken Kontrak 5 Tahun dengan Pecco Bagnaia: Bukan Langkah Bijak
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2023 12:00
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menyatakan bahwa pihaknya takkan memberikan kontrak berdurasi lima tahun kepada Pecco Bagnaia, meski sangat bangga rider Italia itu berhasil meraih dua gelar dunia beruntun di MotoGP 2022 dan 2023.
Bagnaia berhasil mempersembahkan gelar dunia lagi kepada Ducati musim ini, usai bertarung sengit dengan rider Prima Pramac Racing, Jorge Martin, sepanjang tahun. Ia pun menjadi rider pertama Ducati yang mampu meraih lebih dari satu gelar dunia di kelas para raja.
Lewat Sky Sport Italia pada Minggu (26/11/2023), Domenicali mengaku sangat kagum pada Bagnaia. Apalagi, anak didik Valentino Rossi itu mampu mematahkan kutukan 25 tahun, di mana rider GP500/MotoGP yang memakai nomor 1 selalu gagal mempertahankan gelar dunia sejak 1999.
Salut Pecco Bagnaia Juara Pakai Nomor 1

"Hanya para pembalap hebat yang mampu mengulang gelar dunia. Pecco punya keberanian untuk menggunakan nomor satu dan kemudian juara lagi. Ini adalah musim yang gila dengan duel luar biasa dengan Martin, yang juga kami ingin ucapkan selamat," ujar Domenicali.
Dengan hasil ini, Bagnaia pun dianggap sebagai salah satu rider terhebat dalam sejarah Ducati, yang layak dapat penghargaan tertinggi. Saat ditanya apakah imbalan itu bisa merupakan kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun, Domenicali justru menyebut itu takkan jadi langkah tepat.
Sebagai catatan, kontrak berdurasi lebih dari dua tahun belakangan jadi tren baru MotoGP. Sebelumnya, Marc Marquez sempat teken kontrak empat musim dengan Honda, sementara Brad Binder dua kali teken kontrak tiga musim dengan KTM. Jack Miller juga sempat teken kontrak tiga musim dengan Honda.
Situasi di MotoGP Bisa Berubah-ubah

"Tidak, saya tak yakin itu (kontrak lima tahun) bisa menjadi keputusan tepat bagi perusahaan kami dan juga baginya. MotoGP adalah olahraga yang kompetitif, di mana situasi bisa berubah-ubah. Kami juga harus selalu bekerja dalam tekanan," ungkap Domenicali.
Dalam wawancara yang sama, Domenicali juga menepis gosip Jorge Martin akan dipindahkan ke Ducati Lenovo Team sebagai pengganti Enea Bastianini. Pria asal Italia ini juga sangat senang Fabio di Giannantonio tetap membela Ducati, meski harus pindah ke VR46 Racing Team.
"Apakah Bastianini telah dikonfirmasi? Tentu saja, takkan ada perubahan. Kami juga senang atas solusi Giannantonio. Ia sudah membuktikan betapa layaknya ia mendapatkan tempat itu," pungkasnya.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca juga:
- Ucap Salam Perpisahan di Motegi, Marc Marquez Ngaku Ingin Jadi Rider Honda Lagi
- Jorge Lorenzo: Brutal! Pedro Acosta Bakal Kuasai MotoGP dari Dalam dan Luar Trek
- Sempat Ogah Kerja Bareng, VR46 Kini Justru Puas Pilih Fabio di Giannantonio
- Enea Bastianini Sebut Marc Marquez Tak Perlu Kerja Keras Adaptasi di Ducati, Bakal Mengancam
- 'Marc Marquez Tak Banyak Komentar Soal Ducati, Tapi Senyumannya Jadi Bukti'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Tokcer: Swedia ke Piala Dunia, Arsenal Ikut Diuntungkan!
Liga Inggris 2 April 2026, 11:14
-
Chant Anti-Muslim, Aib Sepak Bola Spanyol, dan Pembelaan Lamine Yamal
Piala Dunia 2 April 2026, 10:46
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
















