Espargaro: Aprilia Bukan Tim Remeh, Wajib Raih Podium
Anindhya Danartikanya | 2 Mei 2019 15:37
Bola.net - - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro menegaskan timnya harus meningkatkan kinerja jika ingin segera meraih podium perdana di MotoGP. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya bersama MotoGP.com menjelang Seri Jerez, Spanyol akhir pekan nanti.
Espargaro, yang pernah membela Pramac-Ducati, Aspar Team, Forward Yamaha, dan Suzuki Ecstar, bergabung dengan Aprilia sejak awal 2017. Rider Spanyol ini juga menjadi ujung tombak pengembangan RS-GP. Mengingat 2019 merupakan tahun kelima Aprilia turun di MotoGP, ia mengharapkan gebrakan dalam waktu dekat.
"Aprilia tim terbaik yang pernah saya punya. Saya juga merasa lebih baik dari sebelumnya. Secara fisik, saya merasa superkuat dan semua keputusan saya ambil dengan tepat. Fakta bahwa saya sudah lebih dewasa dan sebentar lagi berusia 30 membuat saya lebih baik dalam menangani situasi. Inilah alasan mengapa saya frustrasi tak bisa naik podium," ujarnya.
Aprilia Harusnya Ada di Podium
Menurut kakak Pol Espargaro ini, Aprilia harus sadar betul bahwa mereka bukanlah pabrikan ecek-ecek, dan target podium, bahkan kemenangan, harus segera mereka bidik. Sayangnya, RS-GP belum juga mencapai puncak pengembangan, hingga ia dan tim harus lebih bersabar.
"Saya merasa siap memperebutkan podium, dan kita bicara soal Aprilia, yang bukan pabrikan kecil. Kami punya tim yang besar dan mendukung kami, jadi hasil finis kami harusnya adalah podium. Saya bekerja sangat keras, tapi kami harus realistis, karena perjalanan masih sangat panjang," ungkapnya.
Masih Tertinggal pada Traksi
Espargaro mengakui bahwa RS-GP versi 2019 sudah lebih baik dari versi-versi pendahulunya, namun tetap masih tertinggal jauh dari para rival, terutama di area traksi dan grip. Jika ingin segera meraih podium, menurutnya Aprilia juga harus meningkatkan kinerja mereka dalam waktu dekat.
"Saya beruntung punya sebaik Aprilia, yang akan memberi bantuan besar. Jelas motor, tim, dan organisasi Aprilia saat ini adalah yang terbaik dari sebelum-sebelumnya. Kami mampu memperbaiki semua area, tapi kami masih tertinggal pada traksi. Kami butuh lebih banyak grip, dan di sanalah fokus terbesar kami," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dipecat Chelsea, Berapa Pesangon yang Diterima Liam Rosenior?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:24
-
Berapa Poin yang Dibutuhkan Barcelona untuk Juara La Liga?
Liga Spanyol 23 April 2026, 11:20
-
Wow! Ruben Amorim Jadi Calon Pelatih Baru Chelsea?
Liga Inggris 23 April 2026, 11:12
-
Bawa Manchester City Gusur Arsenal, Erling Haaland Super Bahagia
Liga Inggris 23 April 2026, 10:33
-
Lazio vs Inter di Final Coppa Italia 2025/2026, Ulangan Duel Klasik
Liga Italia 23 April 2026, 10:26
-
Barcelona vs Celta: Tiga Angka tak Bikin Hansi Flick Puas
Liga Spanyol 23 April 2026, 09:50
-
Liga Inggris 23 April 2026, 09:31

LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














