Espargaro Rela 10 Tahun Bela KTM demi Gelar Dunia
Anindhya Danartikanya | 29 April 2019 14:50
Bola.net - - Pol Espargaro mengaku rela membela Red Bull KTM Factory Racing selama 10 tahun untuk mengembangkan motor RC16 jika jerih payahnya memang berpeluang besar menghasilkan gelar dunia MotoGP. Hal ini disampaikan Espargaro dalam wawancaranya bersama Speedweek baru-baru ini.
Espargaro membela KTM sejak 2017, dan sebagai rider utama pabrikan Austria tersebut, ia jadi ujung tombak pengembangan RC16. Hasil terbaiknya adalah finis ketiga dan naik podium di Seri Valencia yang diguyur hujan tahun lalu, dan finis kedelapan di Seri Austin yang berjalan dalam kondisi kering.
Tahun ini pun menjadi tahun ketiga KTM di MotoGP, dan mereka memiliki kontrak dengan Dorna Sports untuk berpartisipasi sampai akhir 2022 mendatang dan ingin bertahan setidaknya sampai 2026, yakni saat Espargaro akan berusia 34 tahun. Ia pun berharap masih bugar dan membela KTM saat waktunya tiba.
"Saya bakal senang membela KTM selama 10 tahun. Saya tak bisa membayangkan hal yang lebih baik. Sejak awal saya tahu KTM akan turun di MotoGP dalam jangka waktu yang panjang. Ini bukan proyek empat tahun. Stefan Pierer (CEO KTM) ingin timnya menang di MotoGP, dan hanya ada satu cara mewujudkannya. Anda harus sabar sembari terus memperbaiki motor sampai masa kemenangan tiba," ujarnya.
Paham Kinerja KTM dan Red Bull
Pierer sendiri mengaku akan bersabar menanti perkembangan KTM di MotoGP, mengingat pihaknya sempat harus menunggu 10 tahun sebelum mendominasi Reli Dakar sejak 2001 dan butuh tujuh tahun untuk meraih gelar pertama di AMA Supercross. "Jika kami memang butuh 10 tahun di MotoGP, maka kami akan menunggu selama 10 tahun," ungkap Pierer, yang disepakati oleh Espargaro.
"Ya, Mr. Pierer sangat memahami motorsport. Anda tak bisa menang dalam sekejap di MotoGP. Saya paham kinerja KTM dan Red Bull, saya yakin cepat atau lambat kami akan menang. Saya tak bisa memastikan apakah butuh tiga, empat, enam, tujuh, atau 10 tahun, tapi saya harap sesegera mungkin. Saya akan sangat senang bila bisa membantu KTM dari posisi terbuncit menuju posisi terdepan," ungkap Polyccio.
Jadikan Valentino Rossi sebagai Panutan
Juara dunia Moto2 2013 ini juga mengaku menjadikan rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi sebagai panutan untuk memiliki karier panjang di MotoGP. Rossi sendiri telah berusia 40 tahun dan masih menebar teror bagi para rivalnya dalam perebutan gelar dunia. Hal inilah yang 'menginspirasi' Espargaro.
"Balapan sampai usia 34? Mengapa tidak? Kondisi fisik saya sangat baik. Hasilnya juga impresif. Lagipula, jika saya lihat Valentino mengalahkan tandemnya dalam usia 40, saya tak ragu saya juga bisa bertarung di papan atas dalam usia 34-35 tahun. Saya mencintai pekerjaan saya, karena ini lebih dari sekadar pekerjaan. Ini adalah passion," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33







