Espargaro Sebut Honda 'Tersesat' Tanpa Marquez, Ikut Lega Menang di Sachsenring
Anindhya Danartikanya | 15 Juli 2021 12:21
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, mengaku turut bahagia melihat sang tandem, Marc Marquez, kembali sukses merebut kemenangan di MotoGP Sachsenring, Jerman, pada pertengahan Juni lalu. Lewat MotoGP.com pada Rabu (14/7/2021), Espargaro mengaku ada dua alasan yang membuatnya senang.
Yang pertama, tentunya sebagai sesama pembalap, Espargaro turut senang akhirnya Marquez bisa kembali ke puncak usai mengalami cedera patah tulang lengan kanan berkepanjangan. Seperti yang diketahui, Marquez harus menjalani tiga kali operasi dan absen semusim lebih demi memulihkan cedera tersebut.
Yang kedua, Espargaro merasa kemenangan Marquez di Jerman adalah bukti bahwa Honda sejatinya punya potensi untuk tampil baik di papan atas. Alhasil, ia sendiri harus mencari jalan untuk mendapatkan performa yang sama, terutama pada paruh kedua musim ini, yang akan dimulai dengan Seri Styria pada 6-8 Agustus nanti.
Pengembangan Honda Terhambat Selama 2 Tahun

Sejak awal musim, Espargaro sendiri kerap menyatakan bahwa dirinya membutuhkan kehadiran Marquez di garasi Repsol Honda untuk membantunya beradaptasi. Pasalnya, Polyccio paham betul bahwa rivalnya sejak anak-anak tersebut adalah rider paling berpengalaman sekaligus paling sukses di atas RC213V.
"Saya rasa kami punya banyak masalah pada kontrol traksi sejak karkas ban diubah pada beberapa tahun terakhir. Honda tak beradaptasi cukup baik pada ban ini seperti pabrikan lainnya. Alhasil, pengembangan motor Honda jadi lambat atau terhenti selama dua tahun, terutama ketika Marc absen," kisah Espargaro.
Rider Spanyol ini pun makin kelimpungan karena Takaaki Nakagami dan Alex Marquez juga bermasalah hingga mereka tak bisa dijadikan panutan. "Rider Honda lain juga tak mengalami kemajuan. Honda tidaklah bekerja sekeras pabrikan lain. Kami pun syok dan bertanya-tanya apa yang sejatinya terjadi," ungkapnya.
Tanda Espargaro Harus Tingkatkan Performa

Espargaro pun mengakui Honda tersesat tanpa Marquez. "Kami tak bisa memahami apa yang terjadi. Rider top kami, yakni Marc, jelas punya pengalaman lebih banyak. Sayangnya, ia tak bersama kami untuk mengatakan pada para insinyur Jepang soal apa yang sebenarnya terjadi. Inilah alasan mengapa kami jadi tersesat," tuturnya.
Atas alasan inilah, Espargaro sangat senang melihat Marquez kembali ke performa terbaiknya di Jerman. "Sebelum Sachsenring, Marc tidak dalam level terbaiknya. Namun, setelahnya Marc kembali dan ini adalah hal yang saya harapkan," ungkap juara dunia Moto3 2013 yang juga adik dari rider Aprilia Racing, Aleix Espargaro, ini.
"Saya sudah menunggu-nunggu Marc kembali ke level tertingginya, hingga saya juga bisa menantangnya di level tertinggi pula. Kita bisa bilang bahwa Marc benar-benar telah mengalahkan saya dengan tampil sangat baik. Alhasil, kini giliran saya untuk mengubah keadaan dan menyamai levelnya," pungkas Espargaro.
Sumber: MotoGP
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
'Klasemen' Kecelakaan Tengah Musim MotoGP 2021: Pol Espargaro Memimpin
Cedera Lutut Rumit, Franco Morbidelli Bisa Absen 4 Balapan Lagi
Tunggu Keputusan Valentino Rossi, Petronas SRT Kesengsem Banyak Rider Muda
Andrea Dovizioso Masih Sisakan 3 Uji Coba MotoGP Bareng Aprilia
Maverick Vinales Tegas Tolak Vakum Setahun dari MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



