Espargaro Sinyalir Ketegangan dengan Vinales di Suzuki
Editor Bolanet | 11 Februari 2016 13:00
Peristiwa ini bermula ketika para teknisi Suzuki membutuhkan lebih banyak data dari sasis 2016. Espargaro menyatakan bahwa Vinales tak mau menjajal sasis terbaru pada hari ketiga uji coba (3/2), hingga ia lah yang harus melakoni sisa 'pekerjaan kotor'.
Hal yang terpenting adalah grip. Saya cukup cepat di sesi pagi dan saya tak terlalu ngotot. Saya hanya menggunakan satu ban belakang. Saya mampu mencatat 2 menit 1,6 detik dan cukup dekat dengan pebalap terdepan. Tapi pada sesi siang, Mack tak mau menggunakan sasis baru, ujar Espargaro.
Hal ini membuat Espargaro merasa kecewa pada debutan terbaik 2015 tersebut. Padahal, ia ingin menjajal sasis 2015 yang diaplikasikan pada mesin 2016. Alih-alih menjajal konfigurasi ini, Espargaro mengaku malah harus mendapatkan porsi lebih banyak dalam menjajal sasis 2016 di atas mesin baru.
Mack tetap menggunakan sasis 2015 seperti yang saya inginkan. Tapi saya tak bisa melakukannya, karena saya harus menggunakan motor 2016 sepenuhnya. Mack bisa memperbaiki catatan waktu, jadi sasis 2015 memang lebih baik. Sasis 2016 sendiri membuat motor 0,5 detik lebih lambat. Kami akan mencoba semuanya lagi di Australia, tutup kakak Pol Espargaro ini.
Uji coba pramusim Australia akan digelar di Sirkuit Phillip Island pada 17-19 Februari. Di sana lah, Espargaro dan Vinales akan kembali mengevaluasi update terbaru Suzuki GSX-R, termasuk seamless shift gearbox. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








