Fabio Quartararo: 3 Kali Menang, MotoGP 2020 Tetap Bikin Sedih
Anindhya Danartikanya | 23 November 2020 16:52
Bola.net - Rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, menyatakan bahwa meraih tiga kemenangan sepanjang MotoGP 2020 memang merupakan prestasi yang krusial. Namun, ia tetap tak bisa berbahagia karena performanya tahun ini sangat naik-turun, sangat berkebalikan dengan musim debutnya pada 2019.
Musim ini, El Diablo menggebrak dengan dua kemenangan beruntun di Jerez, disusul dengan kemenangan di Catalunya. Ia juga memimpin klasemen selama 9 seri pertama. Sayangnya, performa M1 2020 yang jeblok membuatnya terpaksa terjun bebas dan mengakhiri musim di peringkat 8.
Sepanjang pekan balap di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Quartararo mengaku lebih nyaman mengendarai M1 versi 2020 miliknya. Namun, seperti Maverick Vinales dan Valentino Rossi, ia justru terpuruk dalam sesi balap pada Minggu (22/11/2020). Quartararo hanya mampu finis di posisi 14.
Akhir Musim Berkebalikan dengan Awal Musim
"Sangat sulit finis lebih baik dari itu. Usai beberapa lap, saya mulai kesulitan. Saya tak punya grip, benar-benar kesulitan terus-terusan. Saya merasa sangat buruk, mengingat saya berharap hasil lebih baik. Saya tadinya berharap finis kelima atau kedelapan, tapi yang saya dapat justru berbeda," ujar Quartararo via GPOne.
Hasil ini pun tentu bukan hasil yang diinginkan rider asal Prancis tersebut untuk mengakhiri musim terakhirnya bersama Petronas Yamaha SRT. Ia pun mengaku tak habis pikir mengapa hasilnya pada akhir musim, bisa total berkebalikan dengan hasilnya pada awal musim ini.
""Jika Anda finis balapan dengan cara ini, sangatlah sulit berbahagia soal cara musim ini berakhir. Memang sangat penting meraih tiga kemenangan, tapi saya tetap sedih soal musim balap saya kali ini, apalagi jika mengingat betapa menyenangkannya awal musim ini," lanjut Quartararo.
Pastikan Suaranya Didengar oleh Yamaha
Musim depan, rider berusia 21 tahun ini pun akan pindah ke Monster Energy Yamaha, menggantikan Rossi. Dengan statusnya sebagai rider tim pabrikan, maka suara Quartararo sudah pasti akan lebih didengarkan oleh para insinyur pabrikan Garpu Tala. Ia pun bertekad bekerja keras dengan mereka demi bangkit dari keterpurukan.
"Pasti ada solusi untuk masalah kami. Motor 2019 kompetitif, jadi kami harus memperbaiki versi 2020, terutama soal grip ban belakang. Yamaha sangat termotivasi, karena balapan terakhir tak berjalan baik. Jadi, mereka pasti ingin memperbaikinya," ungkap Quartararo.
"Saya belum punya banyak pengalaman di MotoGP, namun saya punya beberapa ide yang akan saya ajukan kepada Yamaha demi memperbaiki motor kami dan membuatnya lebih kompetitif. Saya akan bicara dengan mereka untuk memahami apa yang harus kami lakukan, mengingat kami sangat yakin pada proyek ini," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
Joan Mir Minta Maaf Senggol Pecco Bagnaia, Akui Sudah Kelewatan
Impas dengan Franco Morbidelli, Jack Miller Puas Bantu Ducati Juarai MotoGP
Galeri Foto: Momen Perpisahan Valentino Rossi dan Monster Energy Yamaha
Andrea Dovizioso Merasa 'Enteng' Tinggalkan Ducati
Andrea Dovizioso: Semua Orang Lupa Ducati Terpuruk 8 Tahun Lalu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




