Fabio Quartararo: Balapan Bareng Valentino Rossi Impian Jadi Nyata
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2020 17:55
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku senang akhirnya dipastikan mendapatkan tempat di tim pabrikan Monster Energy Yamaha di MotoGP 2021 nanti, untuk menggantikan Valentino Rossi. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Motosan.es.
Tahun lalu, Quartararo menggebrak paddock MotoGP dengan meraih 7 podium, 6 pole, gelar debutan dan rider independen terbaik, serta mengakhiri musim di peringkat kelima. Padahal motor YZR-M1 yang ia kendarai bukanlah spek yang sama dengan Rossi dan Maverick Vinales.
Atas prestasi yang gemilang ini, manajer Quartararo, Eric Mahe dan para petinggi Yamaha pun menjalani negosiasi serius soal masa depan El Diablo. Pada akhir Januari lalu, kesepakatan akhirnya diraih dan Quartararo dipastikan akan bertandem dengan Vinales pada 2021 nanti.
Negosiasi Berbulan-bulan
"Saya rasa kesepakatan dengan tim pabrikan Yamaha adalah hadiah atas musim debut saya yang baik di MotoGP. Sejak hari pertama, saya mendapatkan dukungan yang sangat baik dari Petronas Yamaha SRT dan Yamaha, dan saya sangat berterima kasih," ujar Quartararo.
Di lain sisi, Quartararo mengakui bahwa negosiasi antara Mahe dengan Yamaha tidak berjalan singkat. Mereka harus berdiskusi selama berbulan-bulan, dan ini bisa dimaklumi, karena Rossi selama ini merupakan ikon Yamaha.
"Hubungan saya dengan Yamaha sangat baik dan kami telah membicarakannya selama berbulan-bulan. Akhirnya kami bisa mencapai kesepakatan pada Januari lalu," ungkap pebalap asal Prancis berusia 20 tahun tersebut.
Ingin Terus Belajar dari Rossi
Atas kesepakatan itu pula Quartararo kini makin disorot, karena ia merupakan rider muda pertama yang 'diberi' jalan oleh Rossi untuk masuk ke tim pabrikan. Hal ini bahkan tak terjadi pada Pol Espargaro dan Johann Zarco, yang sebelumnya membela Monster Yamaha Tech 3.
Meski begitu, Quartararo pun mengaku tak ingin Rossi, idolanya sejak anak-anak, pensiun dalam waktu dekat. Menurutnya, rider berusia 41 tahun itu bisa memberinya lebih banyak pelajaran saat berada di trek.
"Vale belum bilang bahwa ia akan pensiun. Kita lihat saja nanti apa yang akan ia putuskan dan apakah ia akan melanjutkan kariernya. Jika ia lanjut, maka kami akan terus belajar darinya. Berkendara dengannya di lintasan adalah impian jadi nyata," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00














