'Fabio Quartararo Belum Tentu Tetap Bela Yamaha di MotoGP 2023'
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2021 14:43
Bola.net - Meski sudah di ambang gelar dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo ternyata belum pasti akan membela Monster Energy Yamaha dalam waktu yang cukup lama. Apalagi saat ini ia satu-satunya rider Yamaha yang gemilang. Hal ini disampaikan sang manajer tim, Eric Mahe, dalam wawancaranya dengan Autohebdo.
Quartararo memang jadi sorotan pada 2019, dianggap terlalu masih muda untuk naik ke MotoGP, apalagi performanya di Moto3 dan Moto2 angin-anginan. Namun, Petronas Yamaha SRT sangat memercayai talentanya. Benar saja, ia tampil garang pada 2019, dan sempat jadi kandidat juara dunia pada 2020.
Performanya selama membela SRT pun membuat Yamaha memberinya kontrak pabrikan, dan ia dipindahkan ke Monster Energy Yamaha musim ini, menggantikan Valentino Rossi. Ia pun kembali jadi kandidat juara, bahkan jadi rider paling dominan, memimpin klasemen pembalap dengan margin yang lebar.
Akan Pilih Tim yang Dirasa Terbaik

Meski begitu, fakta bahwa Quartararo jadi satu-satunya tumpuan Yamaha justru membuktikan YZR-M1 bukanlah paket motor terbaik di MotoGP saat ini. Rider Yamaha selain El Diablo, sulit tampil kompetitif. Hal inilah yang membuat Mahe menyatakan bahwa Quartararo akan mempertimbangkan semua opsi untuk 2023.
"Fabio akan pergi ke tempat yang ia rasa terbaik, dan segalanya terbuka. Saat ini, belum ada kejelasan untuk 2023. Tentu Fabio puas atas performanya, namun kami harus menganalisa semuanya, karena performa tahun ini lebih ditentukan Fabio ketimbang motornya," ujar Mahe seperti yang dikutip Corsedimoto, Jumat (15/10/2021).
Mahe yang juga manajer pribadi Loris Baz ini menyatakan bahwa dirinya bahkan sudah dihubungi oleh '2,5' tim, yang berarti kemungkinan Quartararo sudah didekati dua pabrikan lain, sementara Yamaha telah mulai berupaya merayu rider berusia 22 tahun tersebut untuk bertahan pada 2023 mendatang.
Masih Muda, Jalan Masih Panjang

"Tren saat ini adalah tanda tangan kontrak 1 atau 1,5 tahun lebih awal. Jika ada prospek jelas, maka kami akan beralih. Namun, strategi utama kami adalah tak buru-buru. Kami sudah dihubungi oleh '2,5' tim. Kami akan mengevaluasi semuanya dengan rasa percaya diri. Fabio masih muda, perjalanannya masih panjang," tutur Mahe.
Pria asal Prancis ini juga mengaku maklum jika ketertarikan 'pasar' pada Quartararo meningkat. Pasalnya, kini ia telah menjadi rider yang lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Kini ia tak lagi terlalu gugup, dan sudah belajar dari pelajaran yang ia petik tahun lalu. Ini berkat kombinasi kedua aspek itu," ungkapnya.
"Kini ia juga tak dapat banyak kendala dari paket motornya. Ini evolusi alami dari rider yang bertarung melawan Marc Marquez dengan motor Spek B pada 2019. Tak ada yang namanya 'Fabio baru', tak ada yang terjadi secara ajaib. Ini hanyalah progres logis dari anak yang bertalenta dan punya motivasi tinggi," pungkas Mahe.
Sumber: Autohebdo, Corsedimoto
Baca Juga:
- Bisa Kunci Gelar WorldSBK di Argentina, Toprak Razgatlioglu Malah Santai
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Argentina 2021 di San Juan Villicum
- Tadinya Ngotot ke Yamaha, Raul Fernandez Malah Makin 'Mesra' dengan Tech 3 KTM
- Gara-Gara Acosta-Garcia, KTM Kembali Pertimbangkan Tim Ketiga di MotoGP
- Pecco Bagnaia Sulit Terima Kenyataan Valentino Rossi Bakal Pensiun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









