Fabio Quartararo Ingin Asah Skill Dulu Sebelum Pakai 'Holeshot Device'
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2020 09:20
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku sama sekali tak merasakan masalah jika ia belum bisa mendapatkan 'holeshot device' pada motor YZR-M1 miliknya pada seri-seri perdana MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan MotoGP.com.
Berkat 7 podium dan 6 pole tahun lalu, Quartararo mendapatkan motor YZR-M1 2020 spek pabrikan musim ini. Dengan begitu, ia mendapatkan motor yang sama persis dengan milik kedua rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.
Vinales dan Rossi menjajal motor itu lebih dulu di uji coba Valencia dan Jerez pada November 2019, dan Quartararo akhirnya dapat giliran di uji coba Malaysia pada awal Februari lalu. Awalnya, ia merasa tak senyaman dengan motor lama, namun lambat laun beradaptasi.
Seperti Vinales dan Rossi, Quartararo merasakan potensi M1 terbaru lebih baik dari versi pendahulunya, karena para insinyur dan teknisi Yamaha memang berusaha menambahkan tenaga pada mesinnya demi bisa mengejar ketertinggalan dari Ducati dan Honda di trek lurus.
Motor yang Persis Milik Vinales-Rossi
"Saya lihat motor kami punya potensi lebih besar. Tentu saya masih harus adaptasi, tapi bedanya tak besar, hanya ada perubahan kecil, karena ini motor spek pabrikan. Jadi saya akan menjalani balapan pertama dengan motor yang sama persis dengan milik Maverick dan Vale," ujar El Diablo.
Meski begitu, Quartararo mensinyalir takkan langsung dapat 'holeshot device' pada beberapa seri pertama nanti, yakni alat yang mampu menurunkan bagian belakang motor demi dapat grip ban belakang lebih baik saat start, dan pertama kali dikembangkan oleh Ducati tahun lalu.
Vinales dan Rossi menjajalnya di uji coba Malaysia, dan keduanya yakin masih harus disempurnakan. Quartararo dapat giliran di uji coba Qatar, tapi hanya beberapa kali. Ia juga mengaku masih harus melatih skill startnya dan memahami akselerasi M1 sebelum benar-benar pakai.
Sistem yang Penting untuk Start
"Saya rasa ini sistem ini sangat penting, tapi saya baru mencobanya di uji coba Qatar, hanya dalam beberapa start," ungkap Quartararo, yang tahun depan menggantikan Rossi di Monster Energy Yamaha,
"Sistem ini membantu, tapi saya masih harus menggali pengalaman lebih banyak soal limit performa motor kami, seberapa kecepatan kami dari 0 menuju 100 km/jam (akselerasi), tapi jelas sistem ini membantu karena semua semua pabrikan menggunakannya," tutupnya.
Seri perdana MotoGP 2020 rencananya akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 1-3 Mei mendatang jika tak ada halangan lebih lanjut dari pandemi virus corona (Covid-19).
Baca Juga:
- Quartararo: Cedera Marquez dan Masalah Honda Harusnya Untungkan Yamaha
- 'Pramusim' Terlalu Lama, Fabio Quartararo Cemas Harus Adaptasi Lagi
- Jorge Lorenzo: Jika Kembali Balapan, Saya Hanya Mau Bela Yamaha
- Gara-Gara Corona, Jorge Lorenzo Ogah Patok Target di MotoGP Catalunya
- 'Dijamin Dapat Motor Pabrikan, Valentino Rossi Tak Perlu Pensiun'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













