Fabio Quartararo Jengkel Yamaha Makin Loyo, Mulai Pikirkan Tim Lain di MotoGP 2025
Anindhya Danartikanya | 8 Mei 2023 13:15
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tampaknya mulai jengkel melihat performa YZR-M1 makin loyo di MotoGP 2023. Empat seri sudah berlalu, dan Yamaha baru sekali naik podium, yakni usai Quartararo finis ketiga di Seri Austin. Ini tentu tak sesuai target pabrikan Garpu Tala.
M1 versi 2023 sejatinya sudah dirakit sesuai keinginan Quartararo dan Franco Morbidelli, yakni dengan menambahkan tenaga pada mesinnya. Namun, penambahan tenaga ini justru membuat kekuatan-kekuatan M1 yang menonjol pada masa lalu menghilang, salah satunya kelincahan di tikungan.
'El Diablo' tak memungkiri bahwa ia dan Morbidelli merasa sendirian, karena Yamaha kini tak memiliki tim satelit. Keduanya bekerja keras tanpa data dari rider lain. Quartararo juga merasa kesal karena para insinyur dan teknisi Yamaha tampak tak punya jawaban dari masalah yang ada.
Sebal Jalani Rapat Yamaha yang 'Sunyi'

"Saya merasa sendirian. Kami kesulitan dan segalanya makin rumit, tak punya data dari rider lainnya. Ducati punya delapan motor, sementara Franco dan saya sendirian dan sangat kesulitan," curhat Quartararo, yang merupakan juara dunia MotoGP 2021, kepada La Gazzetta dello Sport, Senin (29/4/2023).
"Para rapat-rapat, seringnya ada keheningan. Tak ada yang bicara. Tak seorang pun tahu mengapa kami sangat kesulitan, mengapa motor kami sangat agresif, dan saya tak punya sensasi baik. Inilah yang bikin saya marah, melihat rider lain mencatat waktu yang baik bahkan dalam kondisi sulit, sementara kami tak bisa mendekat," lanjutnya.
Quartararo bahkan tak segan-segan menyebut M1 sebagai motor yang paling sulit dijinakkan di MotoGP saat ini, meski Honda juga diketahui sedang terpuruk. Ia pun heran, pasalnya M1 kini jauh lebih bertenaga, tetapi tetap saja tak bisa menyaingi para pabrikan Eropa seperti Ducati.
Masalah Justru Bertambah
"Menurut saya, saat ini Yamaha adalah motor paling sulit di grid. Ini bukan masalah mesin, karena mesinnya sudah lebih baik. Namun, kami terbiasa bertarung di depan, sementara sekarang tidak. Kami kehilangan stabilitas di tikungan. Kami menambah masalah alih-alih mengatasi masalah," tutur Quartararo.
Kontrak pembalap Prancis tersebut dengan Yamaha diketahui akan habis pada akhir 2024 mendatang. Quartararo pun mengaku belum mau memikirkan nasibnya pada 2025 mendatang. Namun, jika Yamaha tetap tak bisa bangkit dari keterpurukan, ia akan mulai memikirkan opsi lain.
"Sekarang saya hanya ingin memikirkan tahun ini, tetapi waktunya akan tiba. Semua akan tergantung motor 2024. Jika motor itu seperti motor tahun ini, saya jelas akan memikirkan hal berbeda," pungkas Quartararo, yang pada akhir 2021 lalu sempat didekati oleh Ducati.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



