Fabio Quartararo Pantang Menyerah Sampai Bendera Finis Dikibarkan di Portimao
Anindhya Danartikanya | 9 November 2020 10:10
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku realistis bahwa dirinya takkan tampil eksplosif di MotoGP Eropa. Namun, ia tak menyangka harus finis di posisi 14 alias terbuncit, usai mengalami kecelakaan pada lap pembuka di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada Minggu (8/11/2020).
Start dari posisi 11, Quartararo naik dua posisi pada lap pembuka. Sayangnya, saat memasuki Tikungan 8, Aleix Espargaro yang ada di depannya mengalami selip dan terjatuh. Quartararo bereaksi cepat dengan mengerem, namun sayangnya reaksi itu juga membuat ban belakangnya selip hingga terjatuh pula.
"Aleix jatuh tepat di depan saya, dan saya beraksi. Pada awal balapan, segalanya mencapai limit. Jadi, ketika ada rider lain terjatuh, maka Anda juga bisa mudah jatuh. Saya hanya sedikit menyentuh rem, tapi dalam kemiringan itu Anda harus buka gas lebar-lebar demi tak jatuh," ujarnya via MotoGP.com.
Bersikap Realistis
Quartararo bisa kembali bergabung dalam balapan, namun ia hanya bisa finis di posisi 14. Sialnya lagi bagi El Diablo, rival terdekatnya dalam perebutan gelar, Joan Mir justru meraih kemenangan, ditambah Alex Rins yang finis kedua. Kans Quartararo untuk jadi juara dunia pun kian menipis.
Mir kini makin kokoh di puncak klasemen dengan 162 poin, dan Quartararo masih di peringkat 2. Namun, jumlah poinnya, yakni 125 poin, sama dengan koleksi Rins di peringkat 3. "Sayang, kami kehilangan begitu banyak poin. Saya tak merasa balapan kali ini akan jadi balapan terbaik karena saya realistis, tapi bakal cukup baik," ungkapnya.
Quartararo mengaku jauh lebih nyaman berkendara dalam kondisi kering, namun situasi tetap tak ideal. Menurutnya, ini penurunan drastis karena tahun lalu ia berhasil finis kedua di Valencia, namun kali ini ia harus tampil sengotot mungkin. Ia pun meminta Yamaha lebih serius membantu para ridernya, mengingat Maverick Vinales, Franco Morbidelli, dan Valentino Rossi juga sangat kesulitan.
Tak Mau Lagi Terbebani Performa Buruk
"Yamaha harus bekerja dengan cara berbeda, ambil risiko lebih tinggi, membantu kami untuk bertarung dengan para rider terdepan, karena tampaknya semua rider Yamaha kesulitan dalam balapan ini," ungkap Quartararo, merujuk pada hasil Morbidelli yang terjun bebas dan hanya finis ke-11, Vinales yang finis ke-13, dan Rossi yang gagal finis akibat masalah elektronik.
Meski masih punya kans juara, Quartararo menyadari gelar sudah nyaris lepas dari genggaman. Kini, ia hanya berusaha fokus kembali bersenang-senang berkendara, dan akan berjuang keras mempertahankan posisi runner up dari ancaman Rins. "Usai balapan ini, secara matematis saya masih punya kans juara. Namun, pada tahap ini saya harus kembali bersenang-senang," tuturnya.
"Sudah lama sejak saya bersenang-senang dalam balapan. Bukan karena terbebani gelar dunia, namun karena kami tak bisa menemukan setup yang tepat. Kami masih ada di peringkat kedua, punya kans baik mengakhiri musim di posisi ini. Saya takkan menyerah sampai bendera finis dikibarkan pada lap terakhir balapan di Portimao," pungkas El Diablo.
Sumber: MotoGP
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Joan Mir: Juarai MotoGP? Bisa Balapan Saat Pandemi Saja Sudah Bersyukur
Joan Mir: Kemenangan Pertama Datang pada Momen Sempurna
Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Eropa di Valencia
Hasil Balap MotoGP Eropa: Joan Mir Akhirnya Menang, Gelar Dunia di Depan Mata
Klasemen Sementara Moto2 2020 Usai Seri Eropa di Valencia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





