Fabio Quartararo: Pindah ke Honda? Saya Coba Pikir-Pikir Dulu
Anindhya Danartikanya | 6 April 2022 10:10
Bola.net - Fabio Quartararo tak henti-hentinya saling lirik dengan tim lain sementara masa depannya di Monster Energy Yamaha tak menentu. Ia bahkan mengaku akan mempertimbangkan pindah ke Repsol Honda di MotoGP 2023 jika tim tersebut memang tertarik padanya dan mengajukan proposal.
Quartararo diketahui terus mengeluhkan performa YZR-M1 yang top speed-nya terus tertinggal dari para rival, terutama Ducati dan Honda, mengingat tenaga mesinnya yang tak besar meski lincah di tikungan. Uniknya, keluhan ini muncul usai ia mengunci gelar di Seri Emilia Romagna tahun lalu.
Pada Desember 2021, El Diablo digosipkan menjalani pertemuan rahasia dengan para petinggi Repsol Honda di Barcelona, Spanyol. Lewat Sky Sport, Senin (4/4/2022), pembalap Prancis berusia 22 tahun ini pun mengaku tak menutup kans menggantikan Pol Espargaro demi jadi tandem Marc Marquez.
Butuh Waktu Berpikir, Juga Pertimbangkan Suzuki?

"Honda punya ketertarikan pada saya? Saya harus memikirkannya lebih dulu. Saya harus memikirkannya secara hati-hati, masa depan saya belum jelas. Keputusan macam ini butuh waktu, namun tentu ini hal yang harus saya pikirkan," ungkap Quartararo.
Di lain sisi, Quartararo juga kedapatan sempat mengobrol dengan Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, di paddock Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, pada 1-3 April lalu. Keduanya pun diduga sedang bernegosiasi, namun Quartararo menepis rumor itu.
"Itu merupakan rasa hormat. Saya ini orang yang suka menyapa semua orang, dan MotoGP adalah dunia yang sangat kecil, di mana kami semua saling kenal," ungkap sang juara dunia bertahan lewat Diario AS pada Selasa (5/4/2022).
Ingin Sehebat Rossi dan Marquez

Quartararo memang mengaku akan memilih tim yang bisa menjamin paket motor yang kompetitif untuknya, karena ia ingin meraih lebih dari satu gelar dunia. Cita-citanya adalah menjadi rider sehebat Marquez dan juga sang idola, Valentino Rossi, meski ia tahu benar bahwa cita-cita ini bakal sangat sulit diwujudkan.
"Target saya adalah jadi pemimpin di MotoGP. Target saya tak hanya meraih satu gelar, namun meraih gelar sebanyak-banyaknya. Itulah tujuan saya dan semua tergantung saya sendiri apakah saya mau mengambil alih peran itu dari Vale dan Marc. Namun, itu juga akan jadi beban baik di dalam maupun luar trek," tuturnya.
"Punya mentalitas seperti Marc dan Vale sangatlah sulit, karena jika Anda finis kelima, maka itu hasil buruk. Anda harus tahu cara adaptasi pada tekanan, dan saya ingin jadi sehebat mereka. Saya harus siap memegang tanggung jawab itu," pungkas Quartararo, yang baru meraih satu podium, usai finis kedua di Mandalika.
Sumber: Diario AS, Sky Sport
Baca Juga:
- Tes Pakai CBR600RR, Akankah Marc Marquez Comeback di MotoGP Austin?
- Aprilia Minta Maverick Vinales Segera Susul Aleix Espargaro Sabet Hasil Oke
- Aprilia Ngaku Kemenangan Aleix Espargaro di MotoGP Datang Terlalu Dini
- Fabio Quartararo Sebut MotoGP Argentina 'Mimpi Buruk', Franco Morbidelli Nyaris Highside
- Maverick Vinales: Semoga Aleix Espargaro Menang Lagi, Buktikan Aprilia Tangguh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Genoa vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 17:00
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34














