Fabio Quartararo Salahkan Format Baru MotoGP Soal Banjir Cedera di Portugal
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2023 16:09
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, meyakini bahwa banyaknya kecelakaan besar dan cedera parah yang terjadi di MotoGP Portugal 2023 diakibatkan oleh format baru. Ia mengaku sudah menduga format ini akan mengubah mentalitas para rider, sehingga persaingan kian berisiko.
Quartararo merupakan salah satu rider yang vokal menyatakan rasa tidak sukanya pada sprint race sejak Dorna Sports mengumumkan gagasan itu tahun lalu. Juara dunia 2021 ini bahkan menyebut ide itu 'bodoh', dan yakin bahwa sprint race hanya menambah beban fisik dan mental, serta risiko sepanjang pekan balap.
Menurutnya, lebih banyak poin yang tersedia dalam pekan balap, membuat para rider lebih beringas meraih hasil mentereng, baik di sprint race maupun main race. Rasa cemasnya pun terbukti lewat insiden Enea Bastianini dan Luca Marini di sprint race, serta insiden Marc Marquez, Miguel Oliveira, dan Jorge Martin di main race.
Risiko Bikin Kesalahan Semakin Tinggi

"Dengan 37 poin maksimal yang tersedia pada akhir pekan, semua rider ingin meraih poin sebanyak mungkin. Untuk melakukannya, Anda harus mencapai limit. Semakin dekat Anda dengan limit, maka makin besar pula risiko Anda melakukan kesalahan dan menabrak rider lain," ujar Quartararo via GPOne, Minggu (26/3/2023).
Selain itu, El Diablo juga menyatakan bahwa Sirkuit Algarve, Portimao, sebagai tuan rumah seri perdana juga punya andil dalam insiden-insiden ini. Pasalnya, sirkuit tersebut lebih sempit dan mengalir cepat, membuat rider lebih mudah sembrono. Ini berbeda dari Qatar, yang treknya lebih lebar dan berkarakter stop-and-go.
"Saya sudah bilang tahun lalu, kami datang dari musim tanpa sprint race, dan kini kami memulai musim langsung dengan balapan-balapan cepat. Plus, Qatar adalah trek yang lebih lebar. Jika memulai balapan di sana, maka sulit untuk melakukan terlalu banyak kesalahan," lanjut pembalap berusia 23 tahun ini.
Ritme Balap Semua Rider Langsung Cepat

Quartararo juga menyatakan bahwa seri pertama menandakan para rider dan tim belum punya data mumpuni meski juga menggelar tes pramusim di Portimao. Alhasil, performa semua motor hampir setara, membuat persaingan menjadi ketat dan tak ada margin yang kentara di antara para pembalap.
"Dengan hanya dua hari tes (pramusim) yang kami jalani di sini, semua orang juga langsung menjalani sesi latihan pertama di limit performa. Buktinya, catatan waktu lap terakhir saya dalam balapan sangat dekat dengan lap tercepat saya tahun lalu. Saya rasa ritme balap kami akhir pekan ini sangat cepat," tutupnya.
Dalam sprint race di Portimao, Quartararo gagal meraih poin dan hanya finis ke-10 usai ditabrak oleh Joan Mir pada lap pertama. Dalam main race, ia hanya mampu finis kedelapan usai menjalani start dengan buruk, dan hanya bisa membawa pulang 8 poin.
Sumber: GPOne
Baca juga:
Aleix Espargaro Minta Rival Renungkan Format Baru MotoGP: Ini Bukan Perang!
Jadwal Lengkap MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, 31 Maret-2 April 2023
Dihujat Usai Tabrak Miguel Oliveira, Marc Marquez Dapat 'Pembelaan' dari 2 Rival
5 Pembalap Cedera Parah di MotoGP Portugal, 4 Rider Absen di Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

