Fabio Quartararo Sempat Cemas Dimusuhi Fans Italia saat Gantikan Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 30 November 2021 12:50
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, sempat mencemaskan reaksi penggemar Italia saat diumumkan sebagai pengganti Valentino Rossi di Monster Energy Yamaha. Namun, kepada Corsedimoto pada Senin (29/11/2021), Quartararo mengaku lega ternyata Popolo Giallo menerimanya dengan tangan terbuka.
Seperti yang diketahui, Quartararo menandatangani kontrak dengan tim pabrikan Yamaha untuk musim 2021 pada awal 2020, tak lama usai menjalani musim perdananya di MotoGP pada 2019. Di lain sisi, pada 2021, Rossi justru pindah ke tim satelit, Petronas Yamaha SRT, mengisi tempat yang ditinggalkan Quartararo.
Usai performa yang jeblok pada paruh kedua musim 2020, Quartararo pun sempat diragukan banyak pihak. Namun, rider Prancis ini menjawabnya dengan performa yang apik sepanjang 2021, bahkan menyabet gelar dunia. Kini Quartararo pun berambisi meraih lebih banyak mahkota juara, seperti Rossi yang meraih empat bareng Yamaha.
Berbagi Simpati dengan Fans Valentino Rossi

"Kami sudah ambil langkah pertama, kini target saya tampil seperti Vale. Tapi saat tanda tangan dengan Yamaha, saya agak cemas pada opini para fans Italia, karena saya mengambil alih tempatnya, sementara ia mengambil alih tempat saya di Petronas. Namun, saya senang akhirnya bisa berbagi simpati dengan mereka," tutur El Diablo.
Namun, ada kekhawatiran di kubu Yamaha menjelang musim 2022. Sejak Seri Algarve lalu, M1 mengalami penurunan performa, tertinggal jauh dari Ducati. Bahkan di Valencia, di mana mereka biasanya kesulitan tampil kompetitif, Ducati malah menyapu bersih podium. Bagi Quartararo, ini tanda-tanda bahaya.
Dalam uji coba pascamusim di Jerez, rider 22 tahun ini juga mengeluhkan performa prototipe YZR-M1 2022, yang menurutnya tak mengalami kemajuan besar dibanding uji coba tengah musim di Misano pada September. Quartararo pun mendorong para insinyur dan teknisi Yamaha untuk cepat tanggap mengatasi kendala.
Ducati Punya 8 Rider Kuat dan 8 Motor Kompetitif

"Kami punya tugas menumpuk. Saya pun menekan mereka. Di trek seperti Valencia, podiumnya malah berwarna merah. Ducati mengalami kemajuan, tapi mereka juga punya para rider kuat. Mereka punya delapan motor. Saya harap kami punya tenaga mesin lebih besar. Semoga kami bisa tampil baik tahun depan," ungkapnya.
Akibat tak puas pada performa M1 2022 di uji coba Jerez, Quartararo juga memberikan ultimatum khusus pada Yamaha. Ia secara blak-blakan menolak untuk tanda tangan kontrak baru untuk 2023-2024 setidaknya sampai seri pembuka 2022 di Qatar pada awal Maret.
"Saya tak suka membicarakan kontrak terlalu dini. Saya akan santai saja, melakukan semuanya secara bertahap. Kami punya beberapa opsi, tapi lebih baik begini daripada tanpa punya pilihan motor apa pun. Saya tak mau buru-buru, karena ini masih tahun 2021," pungkas Quartararo.
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso: Dibanding Fabio Quartararo, Saya Belum Bisa Pakai Insting di Yamaha
- 18 Gelar Bergengsi Diperebutkan di MotoGP 2021, Siapa Saja yang Meraihnya?
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Arab Saudi 2021 di Jeddah
- Ducati Mulai Persiapkan 2023: Pilih Jack Miller atau Jorge Martin?
- Valentino Rossi Undang Max Biaggi Ikut La 100km dei Campioni, Akankah Dipenuhi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



