Fabio Quartararo Skeptis Wildcard Cal Crutchlow Bakal Bantu Yamaha Kompetitif
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2023 19:21
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sepertinya sudah skeptis soal janji-janji yang diberikan skuadnya untuk memperbaiki performa YZR-M1. Ia bahkan ragu wildcard Cal Crutchlow di MotoGP Jepang 2023 akan membuahkan hasil signifikan.
Crutchlow yang jadi test rider Yamaha sejak 2021, akan balapan dengan fasilitas wildcard di Sirkuit Motegi pada 29 September-1 Oktober 2023. Ini wildcard pertamanya sebagai test rider, karena sebelumnya ia balapan dengan status pengganti rider yang cedera.
Rider asal Inggris berusia 37 tahun itu pun takkan sekadar balapan, melainkan juga menjajal berbagai perangkat baru untuk dipakai Quartararo dan Alex Rins pada 2024. Ia bahkan sudah menjalani tes tertutup di trek yang sama pada pekan lalu.
Ragu Akan Jadi Titik Balik Yamaha

Meski begitu, lewat Crash.net, Jumat (11/8/2023), Quartararo mengaku sangsi wildcard Crutchlow akan menghadirkan kemajuan signifikan bagi performa motornya untuk musim depan, mengingat M1 2023 sangat sulit untuk diajak bertarung di 10 besar.
"Itu hanya wildcard. Saya tak yakin itu akan menjadi titik balik bagi kami. Cal akan melakukan banyak tes, saya rasa. Namun, semoga saja memang benar begitu dan itu bisa menjadi titik balik," ungkap pembalap berusia 23 tahun ini.
Pernyataan Quartararo ini seolah mempertegas niatannya untuk hengkang dari Yamaha pada 2025 nanti. Apalagi, rider Prancis itu menyatakan bahwa tes tengah musim di Misano, Italia, pada 11 September 2023 mendatang akan jadi penentu masa depannya.
Yamaha Maklum Fabio Quartararo Frustrasi

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku bisa memahami rasa frustrasi sang juara dunia MotoGP 2021. Namun, ia masih yakin bahwa pabrikan Garpu Tala bisa menyajikan kemajuan signifikan agar 'El Diablo' mau bertahan.
"Fabio juara dunia kurang dari dua tahun lalu. Ia mengharapkan motor yang lebih baik. Ia berhak merasa frustrasi. Ia telah mengerahkan yang terbaik, tapi terlibat insiden yang tercipta akibat kecerobohan atau berada di grup papan tengah," ujarnya.
"Saya memahami rasa frustrasinya. Kami harus menyediakan paket yang bisa membantu para rider kami tampil baik sesuai kemampuan terbaik mereka," pungkas pria yang sudah memimpin proyek MotoGP Yamaha sejak 1999 ini.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
Modal Pernah Balapan di MotoGP, Jake Dixon Pede Naik Kelas pada 2024
Gosip Perpindahan Rider MotoGP 2024: Marco Bezzecchi Jadi Penentu, Bakal Picu Efek Domino
Joan Mir Sempat Ingin Pensiun dari MotoGP Gara-Gara Performa Buruk Honda
Joan Mir: Kalau Marc Marquez Saja Kesulitan, Berarti Honda Memang Sudah Kritis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













