Fabio Quartararo Soal Misano: Pertama Kalinya Saya Bahagia Finis Kedua
Anindhya Danartikanya | 21 September 2021 09:45
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memang gagal membekuk Pecco Bagnaia dalam MotoGP San Marino di Misano, Minggu (19/9/2021). Namun, ia justru senang finis kedua, karena perjuangannya menapakkan kaki di podium kali ini tak mudah usai harus melawan beberapa rider dengan sengit.
Start ketiga, Quartararo mampu mempertahankan posisi pada awal balapan. Namun, ia harus saling salip dengan Jorge Martin, sebelum rider Pramac Racing itu terjatuh di Tikungan 14 pada Lap 3. Selanjutnya, El Diablo pun harus membuntuti Jack Miller selama 10 lap, sebelum akhirnya mampu menyalip di Tikungan 6 pada Lap 14.
"Jujur saja, ini balapan terbaik saya. Tentu kemenangan hal yang jelas berbeda, Tapi ini pertama kalinya saya senang finis kedua. Bukan karena posisi di klasemen, melainkan karena saya telah memberikan segalanya. Pada awal balapan, saya melawan Jack dan Jorge seolah itu lap terakhir," ujar Quartararo via Crash.net.
Kaget Bisa Salip Jack Miller di Tikungan 6

Uniknya, Quartararo tak menduga bisa menyalip Miller di Tikungan 6, karena ia merasa tak terlalu andal dalam menaklukkan tikungan tersebut. Hal ini pun sempat membuatnya percaya diri bisa melakukan hal serupa pada Bagnaia pada lap penutup.
Namun, usaha Quartararo gagal karena Bagnaia mampu menjauh di Tikungan 4 dan 5, apalagi motor YZR-M1 miliknya juga mengalami spin terlalu banyak. Alhasil, pembalap Prancis berusia 22 tahun ini harus legawa finis kedua.
"Saya menyalip Jack di tempat yang tak pernah saya duga bisa menyalip seseorang. Pada lap terakhir, saya agak terlalu jauh dari Pecco karena ia jauh lebih kuat dari Jack di Tikungan 4 dan 5. Padahal, saya ingin menyalipnya di Tikungan 6 juga. Sayang, saya terlalu jauh dan mengalami spin," kisahnya.
Sangat Nikmati Balapan Meski Gagal Menang
Quartararo juga angkat topi pada Bagnaia yang makin menjauh darinya di Sektor 3. Berkat kehebatannya tersebut, Bagnaia merebut kemenangan dengan keunggulan 0,364 detik. Meski gagal menang, Quartararo sangat menikmati persaingan dalam balapan tersebut.
"Saya bilang pada Pecco, bahwa di Sektor 3 pada lap terakhir, ia bagai sedang melakukan time attack. Tingkat kemiringan yang ia miliki di Tikungan 12 sungguh mengagumkan. Saya pun bilang, 'oke, kurasa ini saatnya mencoba tenang'. Namun, balapan ini sudah cukup menyenangkan, saya sangat menikmatinya," tutupnya.
Saat ini, Quartararo masih berada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 234 poin, unggul 48 poin atas Bagnaia di peringkat kedua. Balapan berikutnya akan digelar di MotoGP Austin, yang digelar di Circuit of The Americas, Texas, Amerika Serikat.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Klasemen Sementara MotoE 2021 Usai Race 2 Seri San Marino di Misano
Hasil Race 2 MotoE San Marino: Drama Lap Terakhir, Ferrari Menang, Torres Juara
Klasemen Sementara WorldSBK 2021 Usai Race 2 Seri Catalunya, Spanyol
Hasil Race 2 WorldSBK Catalunya: Michael Ruben Rinaldi Sabet Kemenangan
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri San Marino di Misano
Hasil Balap MotoGP San Marino: Pecco Bagnaia Bekuk Fabio Quartararo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





