Finis Kedua di Austin, Rossi: Perasaan Saya Campur Aduk
Anindhya Danartikanya | 15 April 2019 10:15
Bola.net - - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, punya perasaan campur aduk usai finis kedua di Circuit of The Americas dalam MotoGP Austin, Texas, Minggu (14/4). Ia mengaku kecewa gagal menang usai Marc Marquez terjatuh, namun puas karena ia tetap mampu tampil kompetitif.
Usai Marquez terjatuh pada Lap 9, Rossi pun memimpin balapan selama tujuh lap. Meski begitu, ia ditempel ketat oleh rider Suzuki Ecstar, Alex Rins. Rins sendiri akhirnya mampu menyalipnya pada Lap 17. Alhasil, Rossi harus puas kembali finis kedua seperti di Argentina.
"Saya sungguh menyesal gagal menang, karena hari ini adalah kesempatan yang sangat baik. Sudah sangat lama saya tidak menang, jadi saya sangat frustrasi. Tapi di sisi lain saya tahu saya sudah mengerahkan segalanya. Saya menjalani balapan dengan baik, lama bertahan di depan. Masalahnya, Alex lebih kuat dari saya," ungkapnya via MotoGP.com.
Sudah Semaksimal Mungkin
The Doctor juga mengaku dirinya sudah mengerahkan segalanya, namun melakukan beberapa kesalahan hingga Rins mampu menempelnya dengan baik. Meski begitu, ia puas atas performanya pada dua lap terakhir, di mana ia nyaris kembali mengambil pimpinan balap dari Rins.
"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Sayangnya saya melakukan beberapa kesalahan. Jika melakukan segalanya dengan sempurna, mungkin saya bisa menyerang Alex. Tapi ia lebih baik dari saya pada lap-lap terakhir. Jadi perasaan saya campur aduk. Di satu sisi, saya kecewa gagal menang, dan di lain sisi, ini hasil baik usai pekan balap yang baik pula," ujarnya.
Perbedaan Yamaha dan Suzuki
Yamaha dan Suzuki dikenal memiliki karakter yang cukup mirip, dan dalam pertarungan dengan Rins kali ini, Rossi pun mendapat kesempatan nyata untuk benar-benar membandingkan performa keduanya. Rossi pun menyatakan bahwa Suzuki punya performa pengereman dan akselerasi lebih baik, namun juga didukung faktor kecerdasan Rins.
"Alex lebih cepat dari saya; di pengereman, akselerasi... dan ia berkendara dengan sangat baik, punya garis balap yang tepat untuk menghindari geronjalan trek. Jika semua sempurna, saya mungkin bisa menyalip. Tapi saya melakukan kesalahan di Tikungan 12. Ia melebar, tapi saya jauh lebih melebar, hingga saya kalah. Pada lap terakhir saya sangat kuat, tapi saya ogah melakukan hal gila, karena 20 poin ini sangat penting. Yang jelas, Alex lebih kuat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35









