Franco Morbidelli: Biar Rider Pabrikan yang Bidik Gelar, Saya Mau Santai Saja
Anindhya Danartikanya | 30 September 2020 08:36
Bola.net - Lagi-lagi menunjukkan karakternya yang 'woles', Franco Morbidelli mengaku ogah muluk membidik peringkat-peringkat bergengsi di klasemen MotoGP 2020, mengingat motornya adalah satu-satunya YZR-M1 yang tidak berspek pabrikan. Menurutnya, tanpa dukungan teknis yang memadai, ia hanya harus rileks menikmati hasil apa pun.
Hal ini ia nyatakan via Crash.net usai finis keempat di Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020). Start dari pole, ia langsung memimpin, tapi tersalip Fabio Quartararo di Tikungan 1 pada Lap 9. Pada Lap 14, ia melebar di tikungan yang sama, dan bahkan nyaris jatuh. Ia melakukan aksi 'save', namun tersalip Valentino Rossi.
Pada dua lap menjelang finis, saat berada di posisi kedua usai Rossi terjatuh, Morbidelli harus pasrah disalip Joan Mir dan Alex Rins, akibat bannya yang sudah aus. Menurut rider Italia berdarah Brasil ini, jika dirunut, kegagalannya naik podium kali ini berawal dari berbedanya spek YZR-M1 yang ia miliki dibanding tiga rider Yamaha lain.
Top Speed Terendah di MotoGP Catalunya
M1 milik Morbidelli diketahui memiliki mesin versi 2019 dengan bodywork versi 2020, berbeda dari Quartararo, Rossi, dan Maverick Vinales yang memakai mesin sekaligus bodywork versi 2020. Alhasil, di Catalunya yang memiliki dua trek lurus panjang, top speed Morbidelli tertinggal dan ia harus susah payah mengejar di tikungan.
Selain itu, M1 juga dikenal sebagai motor yang tak terlalu bertenaga. Alhasil, mereka tertinggal di trek lurus. Mesin milik Morbidelli bahkan lebih lamban lagi. Top speed-nya adalah yang terendah dalam balapan ini, dan angka tertingginya hanyalah 337,5 km/jam, jauh tertinggal dari top speed rider Pramac Racing yang mengendarai Ducati, Francesco Bagnaia, dengan 351,7 km/jam.
"Saya 6 km/jam lebih lamban dari rider Yamaha lain, dan malah 22 km/jam lebih lamban dari Ducati. Anda bisa atur ban jika punya tenaga di trek lurus, dan saya jelas rider paling lemah di area ini. Saya hanya harus start, berusaha sebaik mungkin, tanpa strategi. Saya tak bisa atur ban, karena jika ngotot, saya justru bikin hancur ban," jelasnya.
Tak Pikirkan Hal-Hal Spesial dalam Perebutan Gelar
Dengan enam seri tersisa, yakni di sirkuit Le Mans, Aragon (2), Valencia (2), dan Portimao, Morbidelli pun mau santai saja dan tak kepikiran soal defisitnya dari rider Yamaha lain, apalagi rival-rival non-Yamaha. Ia pun mengaku hanya akan fokus pada dirinya sendiri dalam meraih hasil baik, tanpa memikirkan klasemen.
Saat ini, ia duduk di peringkat 5 pada klasemen pembalap dengan 77 poin, tertinggal 31 poin dari Quartararo yang ada di puncak. "Usai melihat potensi saya di trek lurus, lebih lamban dari rider Yamaha lain, saya merasa harus mundur selangkah, coba santai, menikmati tiap lap, tiap balapan, dan tak memikirkan hal lain," tuturnya.
"Saya hanya akan bekerja tanpa memikirkan hal-hal spesial dalam perebutan gelar dunia, karena seperti yang saya bilang, rider-rider pabrikan lah yang harus memikirkan gelar, dan saya makin yakin soal itu di sirkuit yang punya trek lurus sepanjang ini," pungkas murid pertama Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Sumber: Crashnet
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
Suka Duka Valentino Rossi: Sedih Kehilangan Kru, Senang Gabung Franco Morbidelli
Valentino Rossi Dapat Motor Pabrikan Berkat Hubungan Spesial dengan Yamaha
Maverick Vinales: Valentino Rossi Pasti Tetap Balapan di Usia 43 Tahun
Repsol dan Honda di Ambang Perceraian Jelang MotoGP 2021
Max Biaggi Maklum Valentino Rossi Masih Ingin Balapan, Sarankan Awasi Rider Muda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







