Franco Morbidelli: Persahabatan dengan Valentino Rossi Lebih Penting daripada MotoGP
Anindhya Danartikanya | 3 Maret 2021 10:17
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, tak memungkiri bahwa sang mentor sekaligus tandemnya, Valentino Rossi, merupakan orang pertama yang ia ingin kalahkan di MotoGP. Namun, ia menegaskan bahwa persahabatannya dengan The Doctor lebih utama ketimbang persaingan di lintasan.
Morbidelli telah mengenal Rossi sejak 2010, dan sejak itu pula ia jadi partner latihan Rossi dan Marco Simoncelli. Usai Simoncelli meninggal dunia akibat kecelakaan di MotoGP Malaysia 2011, Rossi ingin membentuk sebuah akademi balap. VR46 Riders Academy pun lahir pada 2013 dan Morbidelli jadi anggota pertamanya.
Selain Luca Marini yang merupakan adiknya sendiri, Rossi memang paling dekat dengan Morbidelli dibanding rider VR46 lainnya. Pada 2013, saat ayah Morbidelli meninggal dunia usai bunuh diri, Rossi lah yang membimbing rider Italia berdarah Brasil itu untuk bangkit dari keterpurukan. Tak disangka, kini mereka justru akan jadi rekan setim.
Bertekad Bertindak Adil

Morbidelli menyatakan, meski ia dan Rossi akan memiliki rivalitas di trek, ia mengharapkan yang terbaik bagi The Doctor. "Soal Vale, saya punya harapan sama seperti yang saya beri kepada teman-teman lain. Saya harap persaingan kami adil dan tepat. Ini berlaku untuk semua teman saya, tak hanya Vale," tuturnya via Crash.net, Selasa (2/3/2021).
"Vale sahabat saya, dan sosoknya bagi saya mungkin lebih besar dari sekadar teman. Saya pun berharap bisa bertindak adil dan tepat padanya dalam semua aspek kehidupan. Tapi saya akan balapan melawannya dengan cara yang saya selama ini sudah saya pakai saat bersaing dengannya. Takkan ada yang berubah," lanjut Morbidelli.
MotoGP Cuma Permainan, Kemanusiaan Lebih Penting
Di lain sisi, Morbidelli tak memungkiri, akan ada kalanya ia melihat Rossi sebagai rival utama dan lima menit kemudian kembali melihatnya sebagai sahabat. "Tapi jelas, saat di garasi, saya akan merasakan aura kompetisi. Jadi, ia jelas rider pertama yang harus saya kalahkan, walau memang sulit memilah rival dan sahabat," ujarnya.
Namun, jika rivalitas di lintasan jadi terlalu menegangkan, Morbidelli berharap mereka ingat bahwa pertemanan adalah hal yang lebih penting dalam kehidupan ketimbang hasil balap yang mentereng. "Tentu kami memperebutkan hal yang besar, namun kami juga harus ingat, tak ada yang lebih besar dari pertemanan dan rasa kasih," ungkapnya.
"Kemanusiaan lebih penting dari permainan, dan MotoGP hanyalah permainan. Dunia balap memang penting, permainan yang sudah kami lakukan sejak kecil, tapi ini tetap hanya permainan. Jadi, penting bagi kami mengingat ini ketika bertarung. Saya pun berharap bisa bertarung di papan atas dan meraih hasil penting," pungkas Morbidelli.
Sumber: Crashnet
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Petronas Yamaha SRT Sebut Franco Morbidelli 'Seniman' Balap Motor
- Petronas: Franco Morbidelli Juarai MotoGP 2021? Bukan 'Mission: Impossible'
- Petronas SRT Maklum VR46 Juga Ingin Jadi Tim Satelit Yamaha di MotoGP
- Masih Serba Hitam, Mercedes AMG Petronas Luncurkan Skuad Jelang Formula 1 2021
- Indonesian E-Racing Gresini Resmi Luncurkan Skuad Jelang MotoE 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Otomotif 23 Maret 2026, 00:20

-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Brasil di Goiania
Otomotif 23 Maret 2026, 00:19
-
Otomotif 22 Maret 2026, 23:26

LATEST UPDATE
-
Bastoni Jadi Target Barcelona, Inter Siap Tolak Tawaran 60 Juta Euro
Liga Italia 26 Maret 2026, 00:55
-
Prediksi Brasil vs Prancis 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 21:09
-
Prediksi Wales vs Bosnia dan Herzegovina 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 20:48
-
Prediksi Slowakia vs Kosovo 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Denmark vs Makedonia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00












