Franco Morbidelli Sebut Johann Zarco 'Setengah Pembunuh'
Anindhya Danartikanya | 16 Agustus 2020 23:48
Bola.net - Franco Morbidelli dikenal sebagai pembalap MotoGP yang paling berkepala dingin, namun tidak untuk insiden mencengangkan yang terjadi di MotoGP Austria yang digelar di Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020), di mana ia bertabrakan dengan rider Esponsorama Racing, Johann Zarco.
Morbidelli dan Zarco diketahui tengah memperebutkan posisi kedelapan pada pertengahan balap, namun keduanya bertabrakan di Tikungan 3 pada Lap 9. Keduanya pun terjatuh keras ke tanah, dan motor mereka hancur, hingga balapan harus dihentikan sementara. Beruntung, mereka tak mengalami cedera serius.
Namun, pemandangan paling mengerikan adalah ketika motor YZR-M1 milik Morbidelli dan motor Desmosedici GP19 milik Zarco yang hancur nyaris mengenai duet Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, yang kala itu berada di depan mereka dan melaju di posisi keenam dan ketujuh.
Minta Johann Zarco Merenung
"Ia adalah 'setengah pembunuh," ujar Morbidelli yang membela Petronas Yamaha SRT, kepada Sky Sport. "Mengerem dengan cara seperti itu dalam kecepatan 300 km/jam, berarti Anda tak memedulikan diri Anda sendiri dan semua orang yang juga balapan dengan Anda."
Morbidelli pun menyatakan bahwa insiden mengerikan ini harusnya membuat Zarco merenung soal gaya berkendaranya, karena selain membahayakan pembalap lain, juga bisa mengancam nyawanya sendiri. Ia pun lega tak satupun dari mereka berempat mengalami cedera serius.
"Saya berharap kecelakaan hebat ini membuat Johann merenung. Manuver itu berbahaya untuk saya, untuk dirinya sendiri, serta untuk Vale dan Maverick, yang ada di depan ketika mereka melaju di tikungan lambat dan kaget melihat sebuah motor melayang ke arah wajah mereka dalam kecepatan 280 km/jam," lanjut Morbidelli.
Tak Bisa Menghindar
Juara dunia Moto2 2017 ini pun mengaku kecewa tak bisa meraih hasil baik dan harus mengakhiri balapan tanpa poin. Meski begitu, rider asal Italia berdarah Brasil ini mengaku sangat lega lolos dari cedera.
"Saya sangat kecewa karena saya tak bisa melakukan apa pun. Saat saya mengerem, Johann mengubah garis balapnya, mungkin untuk melindungi diri sendiri. Saat ia keluar garis, saya ikut terhanyut udara dari motornya dan saya tak bisa melakukan apa-apa," ujarnya.
"Meski begitu, untuknya secara fisik saya baik-baik saja, dan pekan depan saya akan tetap ikut balapan," pungkas Morbidelli, merujuk pada MotoGP Styria, yang juga digelar di Red Bull Ring.
Video: Momen Brad Binder Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
Reaksi Netizen Soal Kemenangan Andrea Dovizioso di MotoGP Austria Usai Pilih Tinggalkan Ducati
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Spanyol
Video: Kecelakaan Hebat Franco Morbidelli dan Johann Zarco di MotoGP Austria
Hasil Balap Formula 1 GP Spanyol: Lewis Hamilton Raih Kemenangan
Andrea Dovizioso: Kemenangan Ini Rasanya Campur Aduk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




