Franco Morbidelli Tak Menyesal Mendadak Pindah ke Monster Yamaha Meski Kini Terpuruk
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2023 11:47
Bola.net - Franco Morbidelli tak menyesal menerima permintaan Yamaha untuk pindah ke Monster Energy Yamaha secara mendadak pada pertengahan 2021, meski ia terpuruk pada dua musim belakangan. Menurutnya, membela tim pabrikan di MotoGP adalah kans terbaik yang ia dapatkan dalam kariernya.
Morbidelli tadinya membela tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT, pada 2019. Tak pernah dapat motor baru selama tiga musim, Morbidelli justru tampil mengagumkan pada 2020, menjadi runner up dan mengalahkan para rider yang mengendarai motor terbaru, termasuk tiga rider Yamaha lainnya.
Pada awal 2021, Morbidelli tetap mengendarai YZR-M1 versi 2019, dan sempat naik podium di Jerez. Namun, ia dirundung cedera lutut yang parah pada pertengahan 2021. Ketika kembali, ia diminta pindah ke Monster Energy Yamaha, yang berpisah dengan Maverick Vinales secara mendadak.
Membela Tim Terbaik pada Masanya

Membela Monster Energy Yamaha sesuai dengan impian Morbidelli, yang sebelumnya berkali-kali meminta motor terbaru. Sayang, sejak membela tim itu, ia justru terpuruk, puasa podium dan sulit masuk 10 besar. Lewat Speedweek, Minggu (9/7/2023), ia pun ditanya apakah membela tim pabrikan adalah langkah yang salah.
"Tidak terlalu. Berada di sana adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam karier balap saya. Berkendara untuk tim pabrikan MotoGP, membela tim dengan paket terbaik, naik motor terbaik saat itu, dan jadi tandem pembalap terbaik, rasanya hebat," ungkap Morbidelli.
Rider Italia ini sempat bertandem dengan Fabio Quartararo di Petronas SRT pada 2019 dan 2020, lalu 'reuni' di tim pabrikan pada pertengahan 2021, ketika Quartararo dalam perjalanan merebut gelar dunia. Morbidelli pun mengagumi rider Prancis tersebut karena berhasil menutupi masalah M1.
Angkat Topi untuk Fabio Quartararo

"Fabio mengerjakan tugasnya di atas motor dan memanfaatkan sisi terbaiknya. Ini berarti memungkinkan meraih potensi yang sama dengan tim dan paket kami. Membela tim ini pada 2021 adalah posisi terbaik. Sayang, saat ini kami terhimpit. Namun, tantangan adalah bagian dari bisnis ini," tutur 'Morbido'.
Di lain sisi, Morbidelli juga tak memungkiri dirinya tak bisa serta merta meniru Quartararo, karena para pembalap memiliki gaya balapnya sendiri-sendiri. Namun, ia juga mengakui bahwa 'El Diablo' jauh lebih andal mengendalikan dan memanfaatkan kelincahan M1 di tikungan.
"Melakukan apa yang ia lakukan sangatlah rumit. Ia selalu mampu mempertahankan corner speed saat mengerem dengan sangat lambat. Berkat kecepatan yang tinggi di tikungan, ia mendapatkan catatan waktu yang baik. Fabio memaksimalkan setiap detail motor kami, mengeluarkan potensi penuh tiap area paket kami," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Sang Putri Mulai Belajar Naik Motor, Valentino Rossi Siapkan Penerus di MotoGP?
- Daftar Pembalap MotoGP 2024: Kursi Kosong Sedikit, Persaingan Panas
- Klasemen Sementara Formula 1 2023 Usai Seri Inggris di Silverstone
- Mimpi Gaet Marc Marquez-Fabio Quartararo, Aprilia Pilih Setia pada Maverick Vinales
- Honda: Nasib Kolaborasi di MotoGP 2024 Ada di Tangan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siap Bangkit dari Keterpurukan, Ini 6 Potret Livery Honda HRC Castrol di MotoGP 2026
Otomotif 2 Februari 2026, 19:18
-
Hasil Arema vs Persijap: Hansamu Yama Nyekor, Singo Edan Menang Tipis 1-0
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 17:36
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2027
Otomotif 2 Februari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 4 Februari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Albacete vs Barcelona 4 Februari 2026
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 03:00
-
Kebanggaan Maarten Paes Bisa Gabung Ajax: Saya Siap Berikan Segalanya
Tim Nasional 2 Februari 2026, 23:34
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:48
-
Penampilan Alejandro Garnacho Tuai Kritik, Eks MU Ungkap Kekhawatiran
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:31
-
Sentuhan Simpel Michael Carrick Hidupkan Cara-Cara Lama Manchester United
Liga Inggris 2 Februari 2026, 21:56
-
Michael Carrick Menang Terus, Manchester United Terdesak Ambil Keputusan Besar
Liga Inggris 2 Februari 2026, 21:32
-
Hasil PSM vs Semen Padang: Imbang Tanpa Gol di Lanjutan BRI Super League
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 21:22
-
Manchester United Gagal Bajak Transfer Bek Muda Rennes ke Liverpool
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:52
-
Hal-Hal Ini yang Membuat Persija Kepincut Mauro Zijlstra
Bola Indonesia 2 Februari 2026, 20:38
-
Arah Angin Berubah, Marcus Rashford Mungkin Bertahan di Barcelona
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:38
-
Man City Tertahan Lagi, Seharusnya Arsenal Hampir Pasti Juara Premier League!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 20:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57





