GASGAS Tech 3 Santai Ducati Punya 8 Rider, Sebut Tim Satelit Bebas Pilih Pabrikan
Anindhya Danartikanya | 13 Juli 2023 16:12
Bola.net - Presiden IRTA (Asosiasi Tim MotoGP) sekaligus Manajer Tim GASGAS Factory Racing Tech 3, Herve Poncharal, santai saja melihat Ducati memiliki delapan pembalap. Menurutnya, memang sudah sepatutnya tim satelit bebas memilih pabrikan yang menurut mereka menyediakan dukungan terbaik.
Sejak 2022, Ducati kerap dikritik fans balap karena memiliki delapan rider, yang bernaung di Ducati Lenovo Team, Prima Pramac Racing, Mooney VR46 Racing, dan Gresini Racing. Mereka dianggap membuat kompetisi timpang, apalagi Desmosedici terbukti sebagai motor yang tangguh.
Padahal, ini bukan pertama kalinya Ducati punya delapan rider. Mereka juga pernah melakukannya pada 2018, sebelum Aspar Team memilih mundur dari MotoGP dan menyerahkan tempatnya ke Petronas Yamaha SRT pada 2019. Poncharal pun sama sekali tak mempermasalahkan hal ini.
Tim Satelit Tak Bisa Didikte

"Saya suka kebebasan dan pasar yang terbuka. Beberapa orang bilang delapan Ducati terlalu banyak dan mereka membunuh ajang ini. Namun, tiap tim satelit boleh memilih sesuka mereka. Anda tak bisa mendikte mereka," ungkap Poncharal kepada Motorsport Total pada Senin (10/7/2023).
"Gresini tadinya dapat tawaran [perpanjangan kontrak] dari Aprilia, tetapi mereka ingin pergi ke Ducati. Beberapa orang bilang VR46 harusnya pergi ke Yamaha. Namun, Anda harus tanya Marco Bezzecchi dan Luca Marini. Apakah mereka mau pindah?" lanjut pria asal Prancis ini.
Poncharal berpendapat begini bukan tanpa alasan. Sebelum memilih jadi tim satelit KTM pada 2019, Tech 3 Racing telah menjadi tim satelit Yamaha selama 20 tahun. Namun, usai tak kunjung mendapatkan dukungan teknis yang mumpuni, akhirnya mereka memilih pindah ke KTM.
Belajar dari Pengalaman di Yamaha

"Saya tadinya ada di Yamaha selama 20 tahun. Namun, ketika pindah, saya suka perlakuan Stefan Pierer, Hubert Trunkenpolz, Pit Beirer, dan lainnya. Memang benar motor KTM tadinya tak terlalu kompetitif. Namun, saya pindah karena bermitra dengan orang-orang yang mau bekerja sama," curhat Poncharal.
Pria berusia 65 tahun ini juga menyatakan bahwa Tech 3 pindah ke KTM karena dapat jaminan dukungan yang sama dengan tim pabrikan. Alhasil, ia juga bisa memahami alasan-alasan yang mendasari Gresini dan VR46, serta Pramac, memilih setia pada Ducati.
"KTM menginginkan tim satelit dan mendukungnya secara penuh. Itu penting bagi mereka. Gresini, VR46, dan Pramac membela Ducati karena Ducati menyediakan kesepakatan terbaik yang bisa mereka dapatkan mengenai performa dan dukungan," pungkas Poncharal.
Sumber: Motorsport Total
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





