Giacomo Agostini Nasihati Marc Marquez: Kecelakaan Itu Wajar, Tapi Jangan Sering-Sering
Anindhya Danartikanya | 30 Maret 2022 14:55
Bola.net - Lima belas kali juara dunia sekaligus MotoGP Legend, Giacomo Agostini, menasihati Marc Marquez, yang baru-baru ini kembali dirundung diplopia alias penglihatan ganda mata kanan usai kecelakaan hebat di Seri Mandalika, Indonesia. Agostini meminta Marquez untuk merenungkan strateginya saat berkendara.
Ini adalah ketiga kalinya Marquez dirundung diplopia, yang pertama terjadi akibat kecelakaan di Malaysia pada 2011, dan yang kedua terjadi akibat kecelakaan latihan enduro di Spanyol pada akhir Oktober 2021. Akibat kecelakaan di Mandalika, cedera itu kambuh lagi dan rider berusia 29 tahun itu harus absen dari MotoGP Argentina, 1-3 April.
"Tentu ini tamparan keras baginya. Yang penting, cederanya tak parah. Sebelumnya, ia sering kecelakaan tapi selalu baik-baik saja. Hal macam ini bisa terjadi. Awalnya, semua berjalan mulus, tapi tiba-tiba semuanya berjalan salah," tutur 'Ago' kepada La Gazzetta dello Sport, seperti yang dikutip Corsedimoto, Rabu (30/3/2022).
Yakin Marc Marquez Pasti Kembali

Saat pertama kali mengalami diplopia, Marquez sempat menjalani operasi. Namun, untuk yang kedua dan ketiga kali, dr. Sanchez Dalmau memutuskan untuk melakukan terapi dan perawatan konservatif. Agostini pun memilih percaya pada penanganan dr. Dalmau, dan yakin Marquez bisa pulih dan kembali seperti sediakala.
"Kita bukan dokter, hanya mereka yang tahu apakah mereka harus mengoperasi Marc atau menunggu saja bakal cukup. Namun, Marc sudah pernah menjalani momen-momen macam ini dan ia akan kembali. Kali ini kepalanya yang terbentur, bukan bahu atau punggungnya. Ia linglung saat bangkit," ungkapnya.
Agostini memahami kecelakaan-kecelakaan Marquez seringnya terjadi karena sedang mencari limit performa. Namun, pria asal Italia ini memperingatkan bahwa Marquez harus mampu mencari keseimbangan, agar tak lagi sering terjatuh, dan mengurangi kecelakaan berskala besar seperti yang empat kali terjadi di Mandalika.
Proteksi Tinggi, Jadi Kelewat Nyaman

"Ia selalu berkendara untuk menang dan tampil maksimal, namun ia harus paham di mana batasnya. Kecelakaan selalu terjadi, namun empat kali sekaligus dalam akhir pekan terlalu banyak. Saya sudah lihat statistiknya. Dalam setahun ia bisa 27 kali kecelakaan. Tahun lalu 22 kali. Itu banyak. Ia harus paham, di luar limit, ia bisa jatuh," ujar Ago.
Pria berusia 79 tahun ini juga yakin, salah satu faktor yang membuat Marquez kecelakaan hebat adalah fakta bahwa perlengkapan baju balap masa kini jauh lebih aman, sehingga sang pembalap merasa 'kelewat nyaman'. "Mungkin pada masa kini, rasa takut sudah berbeda dibanding rasa takut pada masa-masa saya," ucapnya.
"Dulu, kami para rider, harus berhadapan dengan tembok dan tiang. Dengan semua proteksi yang ada sekarang, pembalap merasa aman dan berkendara seperti itu (gaya Marquez). Jadi, sekalinya ban selip, Anda sudah jatuh. Meski begitu, jika Anda mengalami highside seperti Marc, harus ada yang berubah," pungkasnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Corsedimoto
Baca Juga:
Kangen Valentino Rossi Balapan? Ini Jadwal Aksinya di GT World Challenge Europe 2022
Termasuk Helm Aleix Espargaro, Kemenkeu Lelang Hadiah Para Rider MotoGP di Mandalika
Mengenal Stefan Bradl, Test Rider Honda yang Selalu Siaga Gantikan Marc Marquez
Mata Membaik, Marc Marquez Resmi Tetap Absen dari MotoGP Argentina
Jadwal Balap WorldSBK 2022, Jangan Lupa Catat Tanggal Seri Mandalika!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














