Giat Kembangkan KTM, Pol Espargaro: Tak Boleh Ada Alasan!
Anindhya Danartikanya | 27 Mei 2019 12:00
Bola.net - - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro, menyebut wajar-wajar saja bila para petinggi KTM memberi tekanan kepada para pebalap dan anggota timnya untuk mengembangkan RC16, mengingat setiap peserta di MotoGP pasti sangat menginginkan kemenangan dan gelar dunia.
Musim lalu, Espargaro kerap dapat kritik dari Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, akibat hasil jeblok dan berbagai cedera. Polyccio pun bangkit dari keterpurukan dan sukses finis ketiga di MotoGP Valencia yang digelar dalam kondisi hujan, yang membuahkan podium perdana bagi dirinya maupun KTM di MotoGP.
Tren positif dilanjutkan Espargaro pada awal musim ini: finis kedelapan di Austin, Texas dan keenam di Le Mans, Prancis dalam kondisi kering. Baru-baru ini, Beirer pun mengaku bersalah karena terlalu bersikap keras pada Espargaro. Uniknya, rider Spanyol ini justru menganggap sikap Beirer adalah sikap yang wajar.
"Tak ada alasan, karena mereka bisa mengatakan apa pun. Mengingat semua orang di paddock ini ingin menang, maka satu-satunya cara adalah memberi tekanan pada setiap potongan puzzle. Cari-cari alasan tak ada gunanya. Tekanan memang harus diberikan merata agar KTM bisa bekerja seperti semestinya," ujarnya kepada Marca.
Tak Sakit Hati KTM Gaet Zarco

Espargaro juga mengaku sama sekali tak sakit hati ketika mendengar timnya menggaet Johann Zarco, yang menjalani dua musim perdananya di MotoGP dengan gemilang bersama Yamaha. Juara dunia Moto2 2013 ini justru yakin kehadiran Zarco akan memberinya motivasi ekstra.
"Normal saja menggaet Johann, mengingat seberapa banyak uang dan infrastruktur yang dikerahkan untuk proyek ini. Wajar kami semua harus ngotot. Saya sadar ada di kejuaraan elite, dan rider yang tak bisa menahan tekanan tak layak berada di MotoGP. Jadi saya tahu ini bagian dari pekerjaan saya," ungkapnya.
Akui Berbeda Pendapat Soal RC16
Kehadiran Zarco uniknya justru belum membuat Espargaro merasa terancam. Juara dunia Moto2 2015-2016 itu masih kesulitan beradaptasi dengan RC16, dan hasil terbaiknya hanyalah posisi 13 di Austin dan Le Mans. Espargaro pun mengakui adanya perbedaan pendapat dengan Zarco soal hal-hal teknis, namun menyebut ini adalah hal wajar.
"Kami memang tak sepakat atas beberapa keputusan, tapi itu oke-oke saja, karena dari sinilah semuanya bakal lebih baik. Johann pakai beberapa perangkat berbeda, dan jika saya melakukan kesalahan, ia bisa jadi referensi. Saat dapat hasil buruk, Anda bisa punya berbagai opsi berbeda untuk mengatasi masalah," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang, Espargaro tengah duduk di peringkat 9 pada klasemen pebalap dengan koleksi 31 poin, sementara Zarco ada di peringkat 15 dengan 10 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


