Harus Buktikan Diri, 6 Rider Perjuangkan Kontrak demi Bertahan di MotoGP 2024
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2023 14:31
Bola.net - Musim kompetisi MotoGP 2023 memang baru akan dimulai pada 24-26 Maret 2023 di Portimao, Portugal. Namun, masa silly season untuk 2024 sejatinya sudah mulai bergulir. Sebanyak enam pembalap bakal harus berjuang demi mendapatkan tim yang layak.
Dari 22 pembalap yang berlaga di MotoGP 2023, terdapat delapan pembalap yang kontraknya dengan tim masing-masing akan habis pada akhir tahun nanti. Namun, dua di antaranya memiliki posisi yang cukup aman, yakni Luca Marini dan Marco Bezzecchi.
Kedua rider ini membela skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team. Mengingat mereka merupakan anggota VR46 Riders Academy, ada peluang besar mereka akan bertahan di tim yang sama pada 2024. Namun, juga ada kans pula bagi mereka untuk pindah tim.
Nah, siapa saja enam pembalap yang harus susah payah membuktikan diri pada 2023 demi mendapatkan kontrak yang mumpuni pada 2024 nanti? Berikut ulasannya. Simak yuk, Bolaneters.
Franco Morbidelli

Tak pelak lagi bahwa musim 2022 adalah musim anomali bagi Franco Morbidelli. Sejak menjalani operasi besar di lutut kiri pada pertengahan 2021, ia tak bisa tampil kompetitif, bahkan saat membela Monster Energy Yamaha sekalipun. Padahal, ia merupakan runner up MotoGP 2020.
Morbidelli adalah satu-satunya pembalap tim pabrikan MotoGP saat ini yang tak punya kontrak untuk 2024. Yamaha sendiri mengaku sulit memahami mengapa juara dunia Moto2 2018 itu gagal tampil garang. Saat ini, juara WorldSBK 2021, Toprak Razgatlioglu, santer dikabarkan jadi kandidat terkuat sebagai penggantinya.
Takaaki Nakagami

Tak bisa dimungkiri bahwa ada dua alasan mengapa Takaaki Nakagami masih berlaga di MotoGP 2023. Pertama, karena Ai Ogura menolak untuk naik kelas dari Moto2 ke MotoGP. Kedua, karena Honda butuh rider berpengalaman selain Marc Marquez untuk mengembangkan RC213V.
Kontrak pembalap Jepang ini dengan Honda akan habis pada akhir 2023. Ia pun mendapatkan persaingan dari Ogura untuk menempati slot di LCR Honda pada 2024. Demi mempertahankan posisinya, Nakagami harus benar-benar tampil solid sepanjang 2023, serta meraih podium perdananya di kelas tertinggi.
Johann Zarco

Johann Zarco memang diketahui berhasil mengambil hati Team Principal Prima Pramac Racing, Paolo Campinoti, karena ia merupakan team player. Namun, masa depan Zarco juga ada di tangan Ducati Corse, mengingat Pramac merupakan skuad junior mereka di MotoGP.
Zarco tentu bukan lagi pembalap muda, karena tahun ini ia akan berusia 33 tahun, tepatnya pada bulan Juli. Selain itu, sejak menjalani debut MotoGP pada 2017, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini belum pernah menang di kelas para raja, meski berkali-kali naik podium.
Jorge Martin

Bukan rahasia lagi bahwa Jorge Martin sangat kecewa ketika Ducati memilih Enea Bastianini untuk diletakkan di skuad pabrikan mereka di MotoGP 2023. Keputusan Ducati ini tentu melukai hati dan harga diri juara dunia Moto3 2018 itu.
Martin sudah jelas merupakan rider yang sangat bertalenta dan kompetitif, dan ia berkali-kali menyatakan bahwa targetnya adalah membela tim pabrikan. Pengakuannya ini pun mengindikasi bahwa ia bisa hengkang dari Prima Pramac Racing dan kubu Ducati pada 2024.
Fabio di Giannantonio

Meski mengendarai Ducati di MotoGP 2022 dan 2023, Fabio di Giannantonio bukanlah rider dengan kontrak yang terikat langsung dengan pabrikan asal Bologna, Italia, tersebut. 'Diggia' hanya terikat kontrak dengan Gresini Racing.
Usai menjalani debut MotoGP yang tak terlalu mentereng sekaligus tak terlalu jeblok, rider berusia 24 tahun ini harus memberikan gebrakan pada 2023, demi mendapatkan kontrak baru dari Gresini atau bahkan demi dapat kontrak pabrikan dari Ducati.
Alex Marquez

Sudah terlihat jelas Alex Marquez menjalani dua musim yang berat selama membela LCR Honda. Padahal, ia tampil cukup kompetitif dan sempat meraih dua podium bersama Repsol Honda pada musim debutnya di MotoGP, yakni pada 2020. Keterpurukan itu mendorongnya memilih pindah ke Gresini Racing pada 2023.
Namun, nasibnya pada 2024 sangat ditentukan oleh hasil balapnya musim ini. Sebagai juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, adik Marc Marquez ini menjadi tumpuan Gresini untuk meraih hasil mentereng seperti yang diraup Enea Bastianini sepanjang 2022.
Berikut daftar pembalap MotoGP 2023 dengan durasi kontrak mereka.
Daftar Pembalap MotoGP 2023 dan Durasi Kontraknya

Aprilia Racing (Aprilia)
#12 Maverick Vinales (kontrak sampai akhir 2024)
#41 Aleix Espargaro (2024)
Ducati Lenovo Team (Ducati)
#23 Enea Bastianini (2024)
#63 Pecco Bagnaia (2024)
Monster Energy Yamaha (Yamaha)
#20 Fabio Quartararo (2024)
#21 Franco Morbidelli (2023)
Red Bull KTM Factory Racing (KTM)
#33 Brad Binder (2024)
#43 Jack Miller (2024)
Repsol Honda (Honda)
#36 Joan Mir (2024)
#93 Marc Marquez (2024)
Tech 3 GASGAS Factory Racing (GASGAS)
#37 Augusto Fernandez (2024) - debutan
#44 Pol Espargaro (2024)
LCR Honda Idemitsu-Castrol (Honda)
#30 Takaaki Nakagami (2023)
#42 Alex Rins (2024)
CryptoDATA Aprilia RNF (Aprilia)
#25 Raul Fernandez (2024)
#88 Miguel Oliveira (2024)
Prima Pramac Racing (Ducati)
#5 Johann Zarco (2023)
#89 Jorge Martin (2023)
Mooney VR46 Racing Team (Ducati)
#10 Luca Marini (2023)
#72 Marco Bezzecchi (2023)
Gresini Racing (Ducati)
#49 Fabio di Giannantonio (2023)
#73 Alex Marquez (2023)
Baca juga:
Honda Sulit Dijinakkan, Joan Mir Wajib Latihan Fisik Lebih Intensif
Joan Mir: Setim dengan Marc Marquez Menantang, Tapi Juga Bisa Banyak Belajar
Masih Muda, Joan Mir Merasa Bisa Juarai MotoGP Lagi Bareng Repsol Honda
Jadwal Lengkap WorldSBK 2023: 12 Seri, 36 Balapan
5 Fakta Unik Bergabungnya Joan Mir ke Honda, Sudah Pernah Juara Dunia Bareng Lho!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

