Hayden Kagumi Gaya Balap Marquez yang Agresif
Editor Bolanet | 8 Februari 2013 13:00
- Rookie Repsol Honda, Marc Marquez terus menebar ancaman kepada para rival pada uji coba pramusim MotoGP 2013 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 5-7 Februari. Ia sukses menjadi pebalap tercepat ketiga pada dua hari pertama dan tercepat keempat pada hari terakhir.
Selain catatan waktunya yang fantastis ini, ternyata gaya balapnya yang agresif cukup mendapat perhatian dari penghuni paddock MotoGP.
Marquez memiliki gaya balap dengan kemiringan yang cukup ekstrim ketika memasuki beberapa tikungan di Sepang. Ia memiringkan motornya hingga cukup menggores baju balapnya di area siku tangan.
Saya membandingkan uji coba Sepang dengan video uji coba bulan November lalu (di Valencia), dan saya sudah banyak berubah, ujar Marquez. Tentu saja pada pertengahan tikungan saya harus melakukan kemiringan yang ekstrim. Namun saat akan keluar tikungan, hal itu tak begitu penting.
Akibat gaya balapnya yang agresif ini, Marquez menyadari bahwa gaya balapnya masih cenderung bergaya Moto2. Menurutnya, ia harus mengubahnya demi beradaptasi dengan motor-motor MotoGP yang lebih kuat.
Sedikit demi sedikit, saya berusaha meningkatkan performa. Tentu saja saya harus mengubah gaya balap saya saat masih di Moto2. Motor kami memiliki potensi besar, namun saat ini saya hanya fokus pada gaya balap. Saya belum mencapai batasan puncak motor kami, tutupnya.
Juara dunia 2006, Nicky Hayden pun menyadari hal tersebut. Menurutnya, gaya balap Marquez yang agresif ini bisa membuat MotoGP semakin seru untuk ditonton.
Marc akan sangat menarik tahun ini. Sangat baik bagi MotoGP untuk memiliki talenta muda dengan gaya baru dan kemiringan balap yang sangat ekstrim, tutur Hayden. (sp/kny)
Selain catatan waktunya yang fantastis ini, ternyata gaya balapnya yang agresif cukup mendapat perhatian dari penghuni paddock MotoGP.
Marquez memiliki gaya balap dengan kemiringan yang cukup ekstrim ketika memasuki beberapa tikungan di Sepang. Ia memiringkan motornya hingga cukup menggores baju balapnya di area siku tangan.
Saya membandingkan uji coba Sepang dengan video uji coba bulan November lalu (di Valencia), dan saya sudah banyak berubah, ujar Marquez. Tentu saja pada pertengahan tikungan saya harus melakukan kemiringan yang ekstrim. Namun saat akan keluar tikungan, hal itu tak begitu penting.
Akibat gaya balapnya yang agresif ini, Marquez menyadari bahwa gaya balapnya masih cenderung bergaya Moto2. Menurutnya, ia harus mengubahnya demi beradaptasi dengan motor-motor MotoGP yang lebih kuat.
Sedikit demi sedikit, saya berusaha meningkatkan performa. Tentu saja saya harus mengubah gaya balap saya saat masih di Moto2. Motor kami memiliki potensi besar, namun saat ini saya hanya fokus pada gaya balap. Saya belum mencapai batasan puncak motor kami, tutupnya.
Juara dunia 2006, Nicky Hayden pun menyadari hal tersebut. Menurutnya, gaya balap Marquez yang agresif ini bisa membuat MotoGP semakin seru untuk ditonton.
Marc akan sangat menarik tahun ini. Sangat baik bagi MotoGP untuk memiliki talenta muda dengan gaya baru dan kemiringan balap yang sangat ekstrim, tutur Hayden. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










