'Honda Bukan Penyebab Batalnya Johann Zarco Jadi Test Rider Yamaha'
Anindhya Danartikanya | 18 Oktober 2019 17:26
Bola.net - Berbeda dengan pernyataan Johann Zarco, Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, justru menegaskan bahwa LCR Honda dan Honda Racing Corporation (HRC) bukanlah penyebab batalnya kesepakatan antara Yamaha dan Zarco bekerja sama di MotoGP 2020.
Zarco, yang dibebastugaskan KTM sejak Aragon, sempat didekati Yamaha untuk dijadikan test rider. Meski begitu, baru-baru ini rider Prancis tersebut justru resmi akan membela LCR Honda di tiga seri terakhir musim ini, menggantikan Takaaki Nakagami yang akan operasi bahu.
Uniknya, keputusan Zarco untuk membela LCR Honda juga bertepatan dengan kabar bahwa Yamaha tak lagi ingin menggaetnya sebagai test rider. Kepada L'Equipe, Zarco menyatakan bahwa hal ini disebabkan Yamaha yang tak mau ia membela Honda, rival bebuyutan mereka.
Zarco Ingin Balapan Penuh
Meski begitu, Jarvis justru membantah pernyataan Zarco. Di sela pekan balap MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi, pria asal Inggris tersebut justu mengaku pihaknya tak keberatan jika Zarco membela LCR Honda, namun ada alasan lain yang membuat mereka mengurungkan niat menggaet rider 29 tahun itu.
"Johann memang memutuskan untuk balapan di tiga seri terakhir dengan LCR. Meski ia menerima proposal Yamaha untuk jadi test rider kami dan menjalani beberapa balapan wildcard, kami memahami bahwa prioritasnya adalah kembali mendapatkan kontrak penuh sebagai pebalap," ungkap Jarvis.
"Tak masalah bagi Yamaha jika ia ingin membela Honda tahun ini, dan kemudian mendedikasikan diri sebagai test rider Yamaha. Tapi Yamaha butuh keputusan yang jelas darinya, hingga kami bisa menentukan aktivitas untuk tim uji coba kami. Johann pun tak bisa memberikan kejelasan itu saat ini. Atas alasan itu kami mencari rencana alternatif lain," lanjutnya.
Bisa Pertahankan Folger
Dengan gagalnya kesepakatan di antara Yamaha dan Zarco, pabrikan Garpu Tala pun diperkirakan akan mempertahankan Jonas Folger, yang telah menjadi test rider mereka sejak musim lalu. Meski begitu, Jarvis belum bisa memberikan kepastian.
"Saat ini, Johann jelas tak lagi ada dalam rencana pembentukan tim uji coba MotoGP kami pada 2020. Di lain sisi, Jonas akan tetap menjadi salah satu kandidat untuk test rider kami," tutup Jarvis.
Sumber: Speedweek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










